PSI Buktikan Tudingan Harga di Pasar Melangit Hoax

PSI Buktikan Tudingan Harga di Pasar Melangit Hoax
Ilustrasi pasar tradisional. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / YUD Sabtu, 12 Januari 2019 | 18:18 WIB

Bandung Barat - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) blusukan di Pasar Curug Agung, Kabupaten Bandung Barat, untuk membuktikan bahwa klaim Pasangan Capres Prabowo-Sandi yang menyebutkan harga-harga di pasar tradisional membubung tinggi adalah hoax.

Blusukan ini merupakan usaha untuk menepis pernyataan Sandiaga Uno yang menyebut bahwa uang seratus ribu rupiah hanya cukup untuk membeli bawang dan cabai.

“Hari ini kita membuktikan dengan uang seratus ribu bisa membeli banyak bahan makanan. Kami bisa membeli beras, ayam, tempe, tahu, bawang merah, kacang panjang, dan kangkung,” jelas Wakil Sekretaris Jenderal, Danik Eka Rahmaningtyas saat blusukan ke
Pasar Curug Agung, Bandung Barat, Sabtu (12/1).

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal DPP PSI, Raja Juli Antoni, menambahkan dengan harga yang stabil, kualitas bahan pokok di pasar pun baik. Pernyataan ini sekaligus menepis tuduhan Sandiaga Uno yang menyatakan tempe sudah dikecilkan setipis kartau ATM.

“Kami juga membeli tempe seharga Rp 8 ribu. Kalau disamakan dengan ketebalan kartu ATM maka tempe ini setebal 50 kartu ATM ditumpuk jadi satu," kata Antoni.

PSI berharap hoax harga di pasar naik tidak lagi disebarkan demi meraih kekuasaan.Hoax bisa merugikan masyarakat “Semoga hoax atau klaim harga bahan pokok di pasar tradisional naik tidak lagi disebarluaskan. Jangan sampai masyarakat tidak ke pasar tradisional lagi karena hoax semacam ini” pungkas Antoni.

Hari ini, PSI memulai Solidarity Tour PSI di Kabupaten Bandung Barat. Sebelumnya pada 11 Januari 2019, PSI telah mengadakan Festival 11 di Bandung.

Selain ke Pasar Curug Agung, PSI juga akan mengunjungi Pondok Pesantren Darusallam, serta akan bertemu dengan komunitas dan tokoh di Hotel Masone Pine. PSI juga akan menggelar Kelas Solidaritas yang bertempat di Hotel Masone Pine. Akan ada 5 kelas yaitu, Digital Marketing, Startup, Make Up, Creative Writing dan Handphone Photography.

Solidarity Tour mengusung misi untuk menepis hoaks yang selama ini dialamatkan kepada Presiden Jokowi dan PSI. PSI berharap Solidarity Tour dapat membuka ruang selebar-lebarnya untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat.

“Tujuannya untuk melawan kebohongan pihak-pihak tertentu dan memenangkan Pak Jokowi. Jadi kami akan blusukan untuk memperkenalkan program-program PSI, sembari menjelaskan kerja-kerja nyata Pak Jokowi,” kata Sumardy selaku Ketua Panitia Solidarity Tour.

Solidarity Tour di Jawa Barat merupakan rangkaian pertama dalam tur Jawa dan Bali yang rencananya digelar hingga menjelang hari pencoblosan Pemilu 2019.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE