Debat Kandidat Harus Substantif dan Mencerdaskan

Debat Kandidat Harus Substantif dan Mencerdaskan
Ilustrasi Debat Capres ( Foto: Beritasatu Photo )
Markus Junianto Sihaloho / YS Senin, 14 Januari 2019 | 18:30 WIB

Jakarta - Ketua Pusat Studi Politik & Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran Bandung, Muradi menyatakan, debat kandidat Pilpres 2019 yang akan dimulai 17 Januari harus menjadi ajang yang mencerdaskan pemilih lewat ide dan gagasan yang membangun Indonesia.

"Debat pilpres harus dipandang dan menjadi sebagai bagian dari momentum untuk menyampaikan gagasan keindonesiaan, gagasan mau dibawa kecmana Indonesia lima tahun ke depan," kata Muradi, Senin (14/1/2019).

Para kandidat harus bisa menyampaikan paparan visi dan misi menegaskan posisi atas situasi terkini, dan menunjukkan bagaimana Indonesia yang lebih baik. Karena itu paparan visi dan misi dalam debat capres nanti menegaskan tentang hal yang terjadi dengan hal yang seharusnya dilakukan. Maka data dan informasi yang disajikan sebagai bahan argumentasi saat berdebat harus berbasis informasi yang sebenarnya.

"Jadi basisnya jangan lagi hoax atau data dan informasi palsu atau tidak benar. Oleh karena itu dalam debat nanti akan menguji sejauhmana argumentasi dari visi dan misi tersebut dalam balutan data dan informasi yang benar dan valid," ujarnya.

Agar debat kandidat menjadi substantif, Muradi menilai ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh moderator debat. Yakni efektivitas waktu paparan/penjelasan, penekanan pada pendalaman sub-tema dengan visi dan misi, serta artikulatif dalam penyampaian.

"Ketiga hal tersebut, selama bisa diaplikasikan dengan baik, maka potensi untuk mengeksplorasi penjelasan dan paparan yang lebih subtansi dapat dilakukan," kata Muradi.

Diingatkannya, debat kandidat itu akan memiliki implikasi yang serius dalam meraih suara pemilih swing dan undecided. Berdasarkan pengalaman debat pilpres di sejumlah negara, debat cukup ampun menguatkan suara dari masing-masing kontestan.

"Maka debat harus dipersiapkan matang oleh masing-masing kandidat. Persiapan harus matang dan penyampaian haruslah baik," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE