Reuni 212 Gagal Dongkrak Elektabilitas Prabowo-Sandi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Reuni 212 Gagal Dongkrak Elektabilitas Prabowo-Sandi

Rabu, 16 Januari 2019 | 19:10 WIB
Oleh : Fana Suparman / FER

Jakarta - Hasil survei yang dilakukan Charta Politika pada 22 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019 menunjukkan elektabilitas dua pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres), yakni Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengalami stagnasi.

Pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf mengantongi elektabilitas 53,2 persen, sementara elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi 34,1 persen. Survei ini dilakukan terhadap sampel 2.000 responden di 34 provinsi dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error -+ 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Elektabilitas kedua pasangan tak beranjak dibanding survei yang dilakukan Charta Politika pada Oktober 2018. Saat itu, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 53,2 persen dan elektabilitas Prabowo-Sandi 35,5 persen.

Kubu Prabowo-Sandi sediri sudah berupaya keras untuk mengerek elektabilitas. Salah satunya, dengan memanfaatkan momentum reuni 212 pada awal Desember 2018 lalu. Namun, reuni untuk mengenang pergerakan massa pada Pilkada DKI 2017 itu, ternyata tak membawa dampak elektoral bagi pasangan Prabowo-Sandi.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan, tingkat pengetahuan masyarakat yang diwakili oleh responden terkait reuni 212 cukup tinggi, yakni mencapai 72,4 persen. Dari jumlah itu, sebanyak sekitar 60 persen responden juga menyetujui gerakan tersebut.

"Ini menarik, ternyata memang gerakan 212 diapresiasi positif," kata Toto, sapaan Yunarto Wijaya dalam konferensi pers 'Rilis Survei Nasional, Peta Elektoral Terkini Pileg dan Pilpres 2019' di Jakarta, Rabu (16/1).

Toto mengatakan, tak berpengaruhnya gerakan 212 dengan elektabilitas Prabowo-Sandi lantaran dari responden yang mengetahui gerakan ini, sebanyak 57,3 persen menilai gerakan tersebut merupakan gerakan moral umat Islam. Hanya 23,3 persen yang menyatakan gerakan 212 sebagai gerakan politik mendukung salah satu pasangan calon presiden (Capres).

"Tidak serta merta yang ikut dalam gerakan 212 mengasosiasikannya dengan dukungan kepada Prabowo dan memisahkan ini dengan posisi politik mereka sebagai pemilih dalam Pilpres," katanya.

Hasil survei ini membantah hipotesa yang mengatakan terjadinya peningkatan elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi pasca-reuni 212. Untuk mengejar elektabilitas Jokowi-Ma'ruf, pasangan Prabowo-Sandi harus menciptakan momentum dan letupan-letupan politik baru. Tanpa letupan atau momentum politik baru, sulit bagi Prabowo menyalip elektabilitas Jokowi.

Toto menduga, pernyataan-pernyataan Prabowo yang kontroversial belakangan untuk memancing diskusi dan polemik publik sehingga menciptakan letupan-letupan baru.

"Karena kalau terjadi dialog yang datar selama masa kampanye, Prabowo akan kalah. Sehingga mungkin saja itu skenario yang terencana yang menurut saya yang terkait dan memang itu yang harus dilakukan secara logis dan rasional dan taktis dilakukan oleh orang yang tertinggal," katanya.

Namun, Toto mengingatkan, masing-masing pasangan calon sudah memiliki pemilih yang mantap atau strong voter. Pemilih yang sudah mantap memilih Jokowi mencapai 80,9 persen dari tingkat keterpilihan 53,2 persen, sementara dari 34,1 persen pemilih Prabowo terdapat 79,6 persen pemilih yang tidak akan mengubah pilihannya.

Untuk itu, dengan masa kampanye yang tinggal tiga bulan lagi, kedua pasangan calon harus mampu meraup pemilih mengambang (swing voter) dan pemilih yang belum menentukan pilihannya (undecided voter).

Dari survei yang dilakukan Charta Politika, terdapat 12,7 persen responden yang tidak menjawab atau belum menentukan pilihannya. Selain itu, terdapat sekitar 14,6 persen responden yang menyatakan masih mungkin mengubah pilihannya.

"Kalau hanya melalui debat, sulit. Harus ada penetrasi lain dari kedua kandidat, misalnya sistem pintu ke pintu dan menggunakan caleg yang punya daya penetrasi tinggi di masing-masing daerah," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Survei: Elektabilitas PDIP-PSI Unggul di DKI, PKS Terancam

Lembaga survei Jakarta Research Center (JRC) menyebutkan, elektabilitas PDIP dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menduduki posisi teratas di DKI Jakarta

POLITIK | 18 September 2021

Analis KSP Usul Periode Jabatan DPR Dibatasi

Menurut Karyudi, jika eksekutif periode jabatannya sudah dibatasi hanya sampai dua periode, mengapa tidak dengan legislatif yakni DPR/DPRD juga demikian.

POLITIK | 18 September 2021

Imelda Sari Klaim Kinerja Anggota DPR dari Demokrat Efektif Serap Aspirasi

Politikus Partai Demokrat, Imelda Sari mengeklaim kinerja anggota DPR dari Fraksi Demokrat efektif, terutama dalam menyerap aspirasi masyarakat.

POLITIK | 18 September 2021

Jufry Lumintang Beberkan Syarat UMKM Bangkit Lebih Cepat

Menurut Jufri terdapat dua syarat agar UMKM dapat kembali segera bangkit setelah kasus aktif Covid-19 menurun selama beberapa pekan terakhir.

POLITIK | 18 September 2021

Ahmad Riza Patria Bakal Jadi Kuda Hitam di Pilgub DKI 2024

Survei JRC menyebutkan, Risma, Anies Baswedan, dan Ahmad Riza Patria bakal bersaing di Pilgub DKI 2024 namun Ariza dipredikasi jadi kuda hitam

POLITIK | 18 September 2021

Formappi Apresiasi Krisdayanti Beberkan Gaji Anggota DPR

Peneliti Formappi, Lucius Karus mengapresiasi Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Krisdayanti yang membeberkan gaji anggota DPR senilai ratusan juta rupiah.

POLITIK | 18 September 2021

Masinton Bantah Krisdayanti Ditegur Fraksi PDIP Soal Blak-blakan Gaji Anggota DPR

Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu membantah fraksinya menegur Krisdayanti yang blak-blakan soal gaji anggota DPR. Fraksi PDIP justru apresiasi.

POLITIK | 18 September 2021

PSI: Berkinerja Buruk, Tunjangan DPR Seharusnya Dipotong

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku sudah lama mempertanyakan banyaknya tunjangan yang diterima oleh anggota DPR RI.

POLITIK | 18 September 2021

Pengamat: Pengerahan Massa AHY di PTUN Adalah Tindakan Primitif

Menurut Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas pengerahan massa AHY ke PTUN merupakan tindakan yang primitif.

POLITIK | 18 September 2021

MPR: Tak Perlu Khawatir Berlebih Terkait Amendemen UUD 1945

Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan tak perlu ada kekhawatiran berlebihan terkait amendemen UUD 1945 terbatas untuk menghadirkan PPHN.

POLITIK | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

BOLA | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings