Petinggi PDIP Klarifikasi Isu Kader Serang Masjid
Logo BeritaSatu

Petinggi PDIP Klarifikasi Isu Kader Serang Masjid

Senin, 28 Januari 2019 | 16:15 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YS

Banyuwangi - Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat memberikan penjelasan atas isu yang diedarkan mencakup bentrokan pengurus partainya di Yogyakarta dan PPP kubu pendukung Prabowo-Sandi.

Djarot menjelaskan, pihaknya mendapat laporan bahwa bentrokan itu di-framing seakan-akan massa PDI Perjuangan menyerang masjid.

"Ini berita-berita yang mengadu domba. Social media yang menebarkan kebencian," kata Djarot, menjawab wartawan di sela-sela Safari Kebangsaan V, di Banyuwangi, Senin (27/1).

Berdasarkan laporan ke pihaknya, kronologi kejadian itu dimulai dari deklarasi oleh massa PDIP di Yogyakarta, yang dilanjutkan arak-arakan. Setiba di dekat masjid lokasi bentrok, rombongan dihadang dan diolok-olok.

"Dihadang dan diolok-olok. Maka terjadilah keributan seperti itu. Maka seakan-akan ada kader PDIP yang mengambil banner Partai Gerindra. Saya tidak tahu apa yang ambil itu sebenarnya kader atau tidak. Tetapi itu dekat masjid, maka terjadilah penghadangan dan pengroyokan di situ," beber Djarot.

Ia menjelaskan, peristiwa terjadi di dekat masjid, bukan di dalam masjid. "Saya duga ini adalah upaya-upaya sistematis, terstruktur, terprogram untuk membenturkan sesama warga bangsa," jawab Djarot.

Ia menambahkan, be‎da pilihan boleh. Tapi gunakanlah cara-cara beradab. "Tidak membenturkan dan melukai satu sama lain," tambahnya.

Masalah tambah muncul ketika di media sosial, pemberitaan seakan-akan kader PDIP menyerang masjid. Menurut Djarot, pihaknya sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus partai di Yogyakarta untuk melaporkan setiap akun yang menyebarluaskan dan yang membuat berita seperti itu.

"Laporkan," tegas Djarot.

Pihaknya meminta Kepolisian memprosesnya. Karena PDIP sangat mencintai masjid. Buktinya, kantor pusat partai itu memiliki masjid. Setiap jumatan, banyak kader PPP yang kantornya bersebelahan, melakukan salat di sana.

"Saya minta betul kepolisian memprosesnya. Karena PDIP seperti kalian ketahui sangat cinta masjid. Kantor DPP itu punya masjid, dan teman-teman PPP kalau Jumatan itu numpang di kita," kata Djarot.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga membangun masjid di Afrika Selatan. Bung Karno membangun masjid di St Petersburg, Rusia, disebut Masjid Biru. Setiap kantor PDIP tingkat propinsi juga memiliki masjid atau minimal musala.

"Kok kemudian sekarang di-framing bahwa anak-anak PDIP menyerang masjid? Ini tindakan yang keji dan kotor. Saya minta betul setiap akun yang membikin berita seperti ini supaya diproses segera mungkin oleh Bawaslu, oleh aparat Kepolisian," ujar Djarot.



Sumber: Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Parpol Koalisi Jokowi-Ma'ruf Ikrar Singkirkan Ego Sektoral

Di Jawa Timur, Hasto mengatakan Jokowi-Kiai Ma'ruf menargetkan 70 persen.

POLITIK | 28 Januari 2019

Anas, Hasto dan Djarot Blusukan ke Pasar dan Mal Pelayanan Publik

Acara itu bagian dari Safari Kebangsaan VI menyusuri wilayah tapal kuda Propinsi Jawa Timur.

POLITIK | 28 Januari 2019

Kampanye Negatif Wajar, Kampanye Hitam Wajib Dilarang

"Negative campaign dan black campaign enggak bisa disamakan. Obama dan Trump pernah negative campaign, selama ada faktanya,” ucap Yunarto Wijaya.

POLITIK | 28 Januari 2019

Penyebaran Kampanye Negatif dan Kampanye Hitam Lewat Tabloid Dinilai Tak Efektif

Pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 sempat beredar tabloid “Obor Rakyat” yang berisi informasi hoaks.

POLITIK | 28 Januari 2019

Jadi Saksi Hidup Tingkah Laku Istri dan Anak Jokowi, Ini Cerita Bupati Banyuwangi

Bupati Banyuwangi memuji keteladanan Presiden Jokowi, mulai dari kesederhaan keluarga hingga pembangunan yang gencar dijalankan di berbagai daerah.

POLITIK | 28 Januari 2019

Datangi Kantor DPRD Malang, Grace Natalie Sobek “Amplop Coklat Suap”

Ketua Umum PSI Grace Natalie dan jajaran pengurus partai itu melakukan aksi unik di DPRD Malang. Mereka menyobek "amplop korupsi" di depan gedung tersebut.

POLITIK | 28 Januari 2019

Kubu Prabowo-Sandi Ributkan Jan Ethes, Ini Komentar PSI

Tudingan bahwa Jan Ethes dijadikan kampanye juga dibantah oleh Guntur Romli. Menurut dia, hubungan Joko Widodo dan Jan Ethes adalah kemesraan kakek dan cucu.

POLITIK | 28 Januari 2019

TKN: PKS Justru Sering Bawa Anak-anak dalam Kampanye

Tuduhan Hidaya Nur Wahid bahwa Jokowi melanggar kampanye karena melibatkan cucunya, Jan Ethes, dinilai bagaikan menepuk air di dulang memercik muka sendiri.

POLITIK | 28 Januari 2019

Naik Becak, Hasto Bakar Semangat Kader dan Relawan KIK

Hasto memastikan bahwa seluruh parpol yang tergabung dalam KIK bergerak serentak untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf.

POLITIK | 28 Januari 2019

Dinilai Meresahkan, Bawaslu Hentikan Penyebaran Tabloid Indonesia Barokah

Tabloid tersebut bukan masuk ranah pelanggaran pemilu karena tidak ada penanggung jawabnya.

POLITIK | 28 Januari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS