Tegaskan Keislaman Jokowi, Yenny Wahid: Ibundanya Ikut Pengajian NU
Logo BeritaSatu

Tegaskan Keislaman Jokowi, Yenny Wahid: Ibundanya Ikut Pengajian NU

Senin, 28 Januari 2019 | 17:59 WIB
Oleh : L Gora Kunjana / AO

Jakarta – Yenny Wahid memastikan keislaman Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pada peringatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-73 di Gelora Bung Karno, Yenny menyebut ibunda Jokowi aktif di kegiatan pengajian yang digelar Muslimat NU di dekat rumahnya di Solo, Jawa Tengah.

“Saya dapat laporan dari pengurus Muslimat Solo, juga informasi dari Rais Suriah Pengurus Cabang NU Solo. Beliau bilang, Kiai Ghozali itu kiainya ibunda Pak Jokowi,” kata Yenny Wahid yang menjadi Ketua Panitia Harlah ke-73 Muslimat NU, di Jakarta, Senin (28/1).

Pada saat berpidato di Harlah Muslimat, Yenny memang sempat menegaskan soal keislaman Presiden Jokowi. Yenny awalnya menyebut bahwa Muslimat NU selama ini telah ikut berjuang demi NKRI. Ibu-ibu Muslimat telah banyak melahirkan putra-putri yang saat ini menjadi pemimpin bangsa.

“Bapak Presiden kita sudah jelas. Ibunya dari dulu sampai sekarang ikut pengajian Muslimat NU di Solo. Makanya, tak heran kalau Presiden fasih ikut bernyanyi Syubbaanul Wathan (Mars NU) bersama kita semua,” kata putri kedua KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu, yang segera disambut tepuk tangan meriah ibu-ibu Muslimat di GBK.

Yenny pun mempersilakan memastikan kebenaran informasinya tersebut dengan menghubungi Rais Suriah PC NU Solo atau Ketua Muslimat Solo. Menurut Yenny, secara organisasi ibunda Jokowi bukan anggota Muslimat.

“Kalau beliau ikut pengajian Muslimat, secara kultur pasti termasuk Muslimat. Sebab, NU dan Muslimat itu unik. Tidak semua orang resmi masuk organisasi atau memiliki kartu anggota. Tetapi, kalau sudah ikut pengajian NU, ya, mereka pasti NU,” katanya.

Penegasan Yenny atas keislaman Presiden Jokowi menjawab berbagai isu yang beredar di media sosial yang mempertanyakan keislaman Jokowi dan keluarganya. Bahkan, beredar ujaran kebencian yang menyebut Jokowi kader organisasi terlarang.



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PSI: PBB Dukung Jokowi Masih Setengah Hati

Bagaimana menyatakan memberikan dukungan, tetapi membebaskan di bawah memilih pasangan 01 atau pasangan 02.

NASIONAL | 28 Januari 2019

Sandiaga Bertemu dengan Pendeta dan Komunitas Nasrani Karanganyar

Akan fokus meningkatkan ekonomi masyrakat tanpa memandang suku, agama dan ras serta tidak memecah belah.

NASIONAL | 28 Januari 2019

Petinggi PDIP Klarifikasi Isu Kader Serang Masjid

"Ini berita-berita yang mengadu domba. Social media yang menebarkan kebencian," kata Djarot.

POLITIK | 28 Januari 2019

Parpol Koalisi Jokowi-Ma'ruf Ikrar Singkirkan Ego Sektoral

Di Jawa Timur, Hasto mengatakan Jokowi-Kiai Ma'ruf menargetkan 70 persen.

POLITIK | 28 Januari 2019

Anas, Hasto dan Djarot Blusukan ke Pasar dan Mal Pelayanan Publik

Acara itu bagian dari Safari Kebangsaan VI menyusuri wilayah tapal kuda Propinsi Jawa Timur.

POLITIK | 28 Januari 2019

Kampanye Negatif Wajar, Kampanye Hitam Wajib Dilarang

"Negative campaign dan black campaign enggak bisa disamakan. Obama dan Trump pernah negative campaign, selama ada faktanya,” ucap Yunarto Wijaya.

POLITIK | 28 Januari 2019

Penyebaran Kampanye Negatif dan Kampanye Hitam Lewat Tabloid Dinilai Tak Efektif

Pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 sempat beredar tabloid “Obor Rakyat” yang berisi informasi hoaks.

POLITIK | 28 Januari 2019

Jadi Saksi Hidup Tingkah Laku Istri dan Anak Jokowi, Ini Cerita Bupati Banyuwangi

Bupati Banyuwangi memuji keteladanan Presiden Jokowi, mulai dari kesederhaan keluarga hingga pembangunan yang gencar dijalankan di berbagai daerah.

POLITIK | 28 Januari 2019

Datangi Kantor DPRD Malang, Grace Natalie Sobek “Amplop Coklat Suap”

Ketua Umum PSI Grace Natalie dan jajaran pengurus partai itu melakukan aksi unik di DPRD Malang. Mereka menyobek "amplop korupsi" di depan gedung tersebut.

POLITIK | 28 Januari 2019

Kubu Prabowo-Sandi Ributkan Jan Ethes, Ini Komentar PSI

Tudingan bahwa Jan Ethes dijadikan kampanye juga dibantah oleh Guntur Romli. Menurut dia, hubungan Joko Widodo dan Jan Ethes adalah kemesraan kakek dan cucu.

POLITIK | 28 Januari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS