Fahri Hamzah Minta KPU Perbaiki Kualitas Debat Kedua
Logo BeritaSatu

Fahri Hamzah Minta KPU Perbaiki Kualitas Debat Kedua

Senin, 28 Januari 2019 | 21:47 WIB
Oleh : Hotman Siregar / FER

Jakarta - Masih kecewa dengan hasil debat pertama calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Pemilu 2019 yang sudah pertama, Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara untuk memperbaiki kualitas di putaran kedua nanti.

"Debat pertama sangat memalukan, dan bukan merupakan debat sekelas capres. Debat pertama itu lebih rendah kualitasnya dari debat calon ketua Osis di sekolah-sekolah," sindir Fahri Hamzah, Senin (28/1).

Fahri menginginkan KPU memperbaiki kualitas debat. Sebabnya, debat pertama kemarin dinilainya sangat memalukan. Menurutnya, debat pertama, bukanlah debat yang menampilkan sosok calon yang akan memimpin Indonesia, karena lebih rendah kualitasnya dari debat calon ketua Osis.

"Jadi tolong itu diperbaiki, dan hentikan memakai kerpean kerpean kisi kisi (contekan), dan lain sebagainya," ucap politisi dari PKS itu, yang sepakat dengan keputusan KPU, yang tidak lagi memberikan kisi-kisi materi pertanyaan debat Pilpres 2019.

Anggota DPR dari Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menambahkan, biarkan calon pemimpin bertarung secara terbuka dan tangan kosong, agar rakyat Indonesia melihat siapa yang berilmu, siapa yang berpengetahuan, siapa yang berkarakter, siapa yang punya harapan untuk memperbaiki kepemimpinan bangsa ini kedepan.

"Kalau pun KPK mau memberi bocoran, cukup hanya tema debat. Itu aja yang dibocorin, yang lain itu tanpa teks, tanpa kertas dua-duanya duduk di situ," tutup Fahri Hamzah.

Adapun tema debat kedua nanti mengenai energi dan pangan, sumber daya alam (SDA), lingkungan hidup dan infrastruktur.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ahmad Dani Ajukan Banding, KPU: Statusnya Masih Caleg

Status seorang caleg yang tersangkut kasus pidana bisa dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) jika sudah terdapat putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap.

POLITIK | 28 Januari 2019

Prabowo Bilang Menteri Pencetak Utang, TKN Jokowi: Sering-Sering Saja Begitu

TKN Jokow-Ma'ruf menanggapi pernyataan Calon Presiden Prabowo Subianto terkait Menteri Keuangan adalah Menteri Pencetak Utang.

POLITIK | 28 Januari 2019

Kubu Prabowo Pesimistis Tabloid Borokah Diproses Hukum

Kubu Prabowo sudah menempuh jalur hukum atas pemberitaan tabloid tersebut.

POLITIK | 28 Januari 2019

Agung Laksono Temui Ma'ruf, Bahas Strategi Kampanye

Agung berharap, rencana-rencana yang disusun timnya bisa meningkatkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf.

POLITIK | 28 Januari 2019

Tegaskan Keislaman Jokowi, Yenny Wahid: Ibundanya Ikut Pengajian NU

Yenny pun mempersilakan memastikan kebenaran informasinya tersebut dengan menghubungi Rais Suriah PC NU Solo atau Ketua Muslimat Solo.

POLITIK | 28 Januari 2019

PSI: PBB Dukung Jokowi Masih Setengah Hati

Bagaimana menyatakan memberikan dukungan, tetapi membebaskan di bawah memilih pasangan 01 atau pasangan 02.

NASIONAL | 28 Januari 2019

Sandiaga Bertemu dengan Pendeta dan Komunitas Nasrani Karanganyar

Akan fokus meningkatkan ekonomi masyrakat tanpa memandang suku, agama dan ras serta tidak memecah belah.

NASIONAL | 28 Januari 2019

Petinggi PDIP Klarifikasi Isu Kader Serang Masjid

"Ini berita-berita yang mengadu domba. Social media yang menebarkan kebencian," kata Djarot.

POLITIK | 28 Januari 2019

Parpol Koalisi Jokowi-Ma'ruf Ikrar Singkirkan Ego Sektoral

Di Jawa Timur, Hasto mengatakan Jokowi-Kiai Ma'ruf menargetkan 70 persen.

POLITIK | 28 Januari 2019

Anas, Hasto dan Djarot Blusukan ke Pasar dan Mal Pelayanan Publik

Acara itu bagian dari Safari Kebangsaan VI menyusuri wilayah tapal kuda Propinsi Jawa Timur.

POLITIK | 28 Januari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS