TKN: Survei Puskaptis untuk Menyenangkan Prabowo

TKN: Survei Puskaptis untuk Menyenangkan Prabowo
Tubagus Ace Hasan Syadzily ( Foto: istimewa )
/ YUD Rabu, 30 Januari 2019 | 07:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Tim Kemenangan Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Hasan Syadzili, menilai, survei dari Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) hanya untuk menyenangkan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Jadi tentang hasil survei Puskaptis itu anggap saja untuk nyeneng-nyenengin Pak Prabowo saja. Tidak usah dipercaya. Ini menjadi bagian dari penggiringan opini menyesuaikan dengan survei internal pasangan calon 02," kata Ace, Selasa (29/1).

Menurut dia, publik perlu kritis terhadap hasil survei dari lembaga survei yang partisan.

"Lihat dulu track record lembaga survei tersebut. Sandingkan dengan hasil lembaga survei yang lain. Kalau hasil surveinya nyeleneh sendiri patut diduga lembaga survei tersebut sedang membangun framing politik," katanya.

Ia mengatakan, Puskaptis merupakan lembaga survei yang memiliki track record memenangkan Prabowo dalam hitungan cepat Pilpres 2014 yang lalu sehingga membuat Prabowo dan para pendukungnya sujud syukur kemenangan.

Padahal lembaga-lembaga survei kreadibel waktu itu mengatakan bahwa Jokowi-JK yang menang dan sesuai dengan hasil perhitungan KPU, katanya.

Sementara itu, survei Puskaptis mendapati elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul tipis dari pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Survei yang dilakukan di 34 provinsi itu menunjukan bahwa elektabilitas pasangan calon presiden dan wapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf sekitar 45,90 persen, sementara Prabowo-Sandi sekitar 41,80 persen.

Sedangkan, responden yang belum menentukan pilihan atau swing voters, tetapi akan berpartisipasi dalam Pilpres 2019, yakni 12,30 persen.

"Hasil tipis ini menjadi modal awal bagi capres/cawapres Prabowo-Sandi, sekalipun untuk sementara pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul sekitar 4,1 persen," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Puskaptis, Husin Yazid saat memaparkan hasil survei terbarunya tersebut di Jakarta, Selasa.



Sumber: ANTARA