PSI Usulkan Durasi Tanya Jawab Kandidat di Debat Kedua Diperpanjang

PSI Usulkan Durasi Tanya Jawab Kandidat di Debat Kedua Diperpanjang
Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni dan Jajaran Pengurus PSI di sela-sela acara Solidarity Tour PSI di Pamekasan, Jawa Timur, Jumat, 1 Februari 2019. ( Foto: Istimewa )
Yustinus Paat / JAS Jumat, 1 Februari 2019 | 15:16 WIB

Pamekasan, Beritasatu.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengusulkan perpanjangan durasi debat, khususnya dalam sesi tanya-jawab antarkandidat. Perpanjangan waktu ini dalam rangka membuka kesempatan yang luas bagi Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo dan Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto untuk salain berdebat.

“Ada usulan dari kami mengenai format debat. Kami berharap waktu untuk tanya-jawab antarkandidat diperpanjang dan diperbanyak sehingga Pak Jokowi dan Pak Probowo bisa lebih leluasa," ujar Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antoni kepada Beritasatu.com di Pamekasan, Jawa Timur, di sela-sela Solidarity Tour PSI, Jumat (1/02).

Antoni berharap segmen yang memuat pertanyaan dari panelis debat tidak terlalu panjang. Waktu yang panjang, kata Antoni dialokasikan kepada segmen empat sampai enam.

"Pertanyaan dari panelis justru tidak perlu terlalu banyak. Tetapi segmen empat harus diberi porsi yang banyak karena di situ ada tarung bebas antara Jokowi dan Prabowo. Sementara segmen lima dan enam merupakan segmen saling tanya jawab sehingga perlu diperpanjang," jelas Antoni.

Perpanjangan waktu yang dialokasikan untuk tanya-jawab antarkandidat, kata Antoni, dapat memberikan gambaran lebih jelas akan pemahaman para kandidat terkait persoalan negeri. Juga menyajikan kesempatan pada masyarakat untuk menilai.

"Kita berharap debat kedua ini benar-benar bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang visi-misi dan program kedua capres. Sehingga ruang publik tidak hanya disesaki dengan kebohongan-kebohongan yang tidak mendidik masyarakat," imbuh Antoni.

Antoni tidak merinci berapa penambahan durasi pada segmen keempat sampai keenam. Namun, Antoni berharap durasi debat secara keseluruhan bisa ditambah.

"Jangan sampai waktu yang singkat bisa membuat moderator kesulitan untuk membagi waktu untuk kedua capres khusus di segmen empat atau juga capres tidak komprehensif menjelaskan gagasan dan idenya. Kalau bisa ditambah jadi 120 menit bersih untuk debat," pungkas Antoni.

Sebagaimana diketahui, debat kedua pilpres dijadwalkan akan digelar di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Ahad, 17 Februari mendatang. Debat kedua nanti merupakan debat antarcapres, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Dalam debat kedua, ada sejumlah tema yang akan dibahas yakni energi dan pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, serta infrastruktur. Dua moderator, yakni Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki akan memandu jalannya debat tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com