Pemerintah Pakai Pertunjukan Wayang Kulit untuk Sosialiasi Program

Pemerintah Pakai Pertunjukan Wayang Kulit untuk Sosialiasi Program
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat menghadiri acara pagelaran wayang kulit dengan lakon "Gatotkaca Winisudha", yang dibawakan dalang Ki Seno Nugroho, di Pendopo Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 14 Desember 2018. ( Foto: Suara Pembaruan / Carlos KY Paath )
Carlos KY Paath / AMA Senin, 4 Februari 2019 | 20:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Sosialiasi program pemerintah kepada masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai metode, termasuk lewat pertunjukan rakyat (pertunra) seperti wayang kulit. Karena itu, Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar pertunra di Desa Cangkol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (1/2) lalu.

Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Wiryanta menjelaskan, pertunra tersebut mengangkat tema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk Indonesia Sehat. Dalang wayang kulitnya, Warseno Slank.

Menurut Wiryanta, pertunra digunakan karena memiliki sifat menghibur. Pesan dapat disampaikan dengan suasana santai dan menyenangkan. Menarik perhatian masyarakat.

“Pagelaran media pertunra juga dimaksudkan sebagai upaya untuk melestarikan kesenian tradisional yang saat ini eksistensinya mulai tergerus oleh media massa modern dan media baru. Kekuatan media tradisional, diperlukan sebagai media penyebaran informasi terletak pada unsur cerita dan dialog yang pesannya disampaikan secara luwes/fleksibel sesuai dengan budaya lokal masyarakat,” kata Wiryanta dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Senin (4/2), di Jakarta.

Wiryanta menyatakan, pertunra mempunyai sentuhan yang berdimensi personal dan budaya. Akhirnya, tercipta komunikasi yang efektif dan persuasif. Masyarakat lebih mudah menerima.

“Masyarakat berhak mendapatkan informasi terkait program dan kebijakan pemerintah baik yang sudah, sedang, dan akan dilaksanakan. Penyampaian informasi yang baik membuat masyarakat dapat mengetahui dan memahami serta berperan aktif dan mendukung program pemerintah,” ucap Wiryanta.

Wiryanta berharap, dengan begitu masyarakat semakin dimudahkan mengetahui program JKN. “JKN merupakan program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat,” tutup Wiryanta.



Sumber: Suara Pembaruan