KPU: Caleg Eks Koruptor Kemungkinan Bertambah 3 Orang

KPU: Caleg Eks Koruptor Kemungkinan Bertambah 3 Orang
Komisi pemilihan Umum (KPU) mengumumkan 49 caleg eks koruptor, di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (30/1) malam. ( Foto: beritasatu.com / yustinus paat )
Yustinus Paat / FMB Selasa, 5 Februari 2019 | 16:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, mengungkapkan kemungkinan jumlah caleg mantan terpidana kasus korupsi atau eks koruptor akan bertambah sebanyak tiga orang. Tambahan tersebut, kata Wahyu, bukan berasal dari caleg DPR RI, tetapi caleg dari tingkat DPRD.

"Kami mendapatkan informasi yang terus kita dalami sekitar tiga nama. Tiga nama itu besok akan kami bahas dalam rapat pleno," ujar Wahyu di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Selasa (5/2).

KPU, kata Wahyu, akan mengumumkan caleg eks koruptor ini seperti saat KPU mengumumkan 49 caleg eks koruptor kepada masyarakat sebelumnya. KPU, menurut Wahyu, akan mengumumkan tiga nama ini jika kebenaran kelengkapan data dan putusannya sudah dipastikan.

"Perlu diketahui, pada saat kami umumkan, artinya selain diliput media, kita umumkan di website resmi KPU. Tapi terkait apabila KPU daerah mengumumkan hal yang sama, menurut saya sudah dilakukan, karena link kami nyambung (link dari website resmi KPU RI ke KPU daerah)," terang Wahyu.

Wahyu menuturkan nama-nama tambahan ini akan diumumkan dalam waktu dekat. Meski demikian, Wahyu belum memberikan kepastian jadwal penyampaian daftar tambahan caleg mantan narapidana kasus korupsi itu. Kemungkinan, kata Wahyu, jika tidak ada halangan sejumlah nama baru caleg eks koruptor akan diumumkan sebelum pelaksanaan debat pilpres kedua pada Ahad, 17 Februari mendatang. "Tentu (pengumuman) sebelumnya (debat pilpres). Sebab debat kedua itu pada 17 Februari. Sementara saat ini kan masih kami dalami datanya. Insha Allah kami sampaikan pekan ini," pungkas Wahyu.



Sumber: BeritaSatu.com