Wali Kota Pastikan Jokowi-Amin Raih 80% Suara di Solo

Wali Kota Pastikan Jokowi-Amin Raih 80% Suara di Solo
Ikatan Keluarga Besar Bangkalan mendeklarasikan dukungan untuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
Yustinus Paat / JEM Selasa, 12 Februari 2019 | 14:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo memastikan pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin akan meraih suara hingga 80 persen di Jawa Tengah khususnya di Solo.

Rudy, sapaan akrabnya, menyatakan akan tetap menjaga suara untuk kemenangan Jokowi-Amin di Jateng khususnya di Solo pada Pilpres 2019.

“Dan beliau (KH Ma’ruf Amin) minta Solo dijaga, oh siap. Solo ditarget 80 persen, Jawa Tengah ditarget 80 persen. Kita yang penting bekerja,” ujar Rudy seusai bertemu Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 KH Ma’ruf Amin di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Selasa (12/1).

Meskipun demikian, Rudy enggan membocorkan strategi untuk meraih dan menjaga 80 persen suara untuk Jokowi-Amin. Pasalnya, jika diketahui lebih awal, maka strastegi tersebut bisa ditiru atau langsung dipotong di tengah jalan.

“Wah kalau strategi kalau saya sampaikan nanti ditiru. Strategi ya saya sendirilah yang tahu. Persiapannya yang penting targetnya tercapai. Startegi kalau saya sampaikan, nanti saya baru jalan sudah dibedil orang,” ungkap Rudy.

Yang jelas, kata Rudy, pihaknya tidak akan menyampaikan kampanye yang melakukan fitnah atau menjelek-jelekkan pasangan calon lain. Pihaknya akan berkampanye dengan cara yang santun dan lebih pada menyampaikan program kerja Jokowi selama 4 tahun memimpin Indonesia.

“Yang penting saya menyampaikan kampanye saya adalah kampanye yang santun, tidak menjelek-jelekan calon lain dan kita menyampaikan program-program kerja dari Pak Jokowi selama 4 tahun terakhir ini,” tutur Rudy.

Pada kesempatan tersebut, Rudy mengaku bahwa dirinya melaporkan posko pemenangan Jokowi-Amin di Solo ke Kiai Ma’ruf Amin. Rudy mengatakan Posko Mega Gotong Royong sudah ada sejak tahun 1998 sampai sekarang di mana poskonya ada dari tingkat kota, kecamatan sampai RW. Posko tersebut juga dijaga setiap saat.

“Kalau di posko saya kan tiap hari ada tiga sift. Satgasnya ada tiga sift, sift pagi, jam 7 sampai jam 3, jam 3 sampai jam 11, jam 11 sampai pagi. Itu petugas partai yang menjaga posko kemenangan Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin,” tandas Rudy.

Terkait adanya posko Prabowo-Sandi di Solo, Rudy mengatakan tidak menjadi masalah dan sah-sah saja dalam konteks kontestasi pesta demokrasi. Namun, Rudy sempat menyindir soal kabar ada posko yang kehilangan televisinya. Menurut Rudy, jika ada kehilangan televisi, berarti poskonya tidak dijaga.

“Bahkan kemarin di medsos juga ada yang menyampaikan bahwa poskonya kehilangan teleevisi. Kalau poskonya kehilangan televisi, kan nggak ada yang jaga. Kalau di posko saya, kan tiap hari ada yang jaga,” pungkas Rudy.



Sumber: Suara Pembaruan