KPU: Petani Bawang yang Ikut Kampanye Sandiaga, Mantan Anggota KPU Brebes

KPU: Petani Bawang yang Ikut Kampanye Sandiaga, Mantan Anggota KPU Brebes
Petani bawang di Brebes, Jawa Tengah, menyampaikan keluhannya kepada cawapres Sandiaga S Uno. ( Foto: Istimewa )
Yustinus Paat / AO Selasa, 12 Februari 2019 | 17:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menjelaskan soal petani yang disebut-sebut sebagai anggota KPU Brebes dan ikut kampanye calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno di Brebes. Berdasarkan hasil konfirmasi KPU dengan KPU Jawa Tengah, ternyata petani tersebut adalah mantan anggota KPU.

"Setelah kami lakukan konfirmasi kepada KPU Jateng, beliau adalah mantan anggota KPU (Brebes) periode lalu. Jadi, bukan anggota KPU periode ini," ujar Ilham ketika ditemui Beritasatu.com di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Ilham menegaskan bahwa jajaran KPU dari pusat hingga daerah tidak boleh partisan, terlibat kampanye, dan berpolitik praktis. Jika ada yang demikian, kata dia, maka yang bersangkutan melanggar kode etik, sumpah jabatan, dan Undang-Undang UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

"Kalau anggota KPU jadi petani, boleh saja. Tetapi, jangan berkampanye. Jangan berpolitik dan tidak boleh partisan juga. Itu terlihat sekali dalam sumpah, dalam UU, itu semua ada," kata Ilham.

Selain melanggar UU dan kode etik, kata Ilham, penyelenggara pemilu yang partisan dan terlibat politik praktis akan mencemarkan nama baik institusi KPU. Penyelenggara pemilu demikian akan membuat kepercayaan dan kredibilitas KPU menjadi rendah.

"Jika mereka (penyelenggara pemilu) melakukan tindakan semacam itu, maka mereka mencemarkan nama baik institusi. Misalnya, di survei sebuah lembaga, kami mendapat kepercayaan sekitar 75%. Nah, gara-gara tindakan seperti itu, kecurangan, partisan, tidak adil, maka masuk kategori (pelanggaran) etik dan itu melanggar UU, kepercayaan bisa menurun," kata Ilham.

 



Sumber: BeritaSatu.com