PDIP dan Gerindra Berebut Dominasi di DKI, PSI Kuda Hitam

PDIP dan Gerindra Berebut Dominasi di DKI, PSI Kuda Hitam
Ilustrasi Pemilu Legislatif 2019. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / AO Senin, 18 Februari 2019 | 23:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta menjadi pertarungan dua partai politik (parpol) utama pengusung calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres), yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra.

Berdasarkan survei yang dilakukan Y-Publica, PDIP unggul di dua dapil, yaitu DKI Jakarta 1 (Jakarta Timur) dan DKI 3 (Jakarta Barat dan Jakarta Utara). Sementara, Partai Gerindra unggul di satu dapil, yaitu DKI 2 (Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan).

“Pada posisi berikutnya, PKS dan Partai Golkar menyusul dengan menempati urutan ketiga dan keempat di dua dapil, yaitu DKI 2 dan DKI 3. Posisi Partai Golkar lebih baik dengan menempati urutan ketiga di dapil DKI 1,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam peluncuran hasil survei di Bakoel Coffee, Cikini, Jakarta, Senin (18/2/2019).

Jika di tingkat nasional posisi PKB dan Partai Demokrat cukup tinggi, di DKI Jakarta hanya PKB yang cenderung lebih kuat. “Di dapil DKI 3 bahkan Demokrat disalip oleh pendatang baru, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI),” tutur Rudi.

Pada papan paling bawah dengan elektabilitas kurang dari 2% dihuni oleh Perindo, Partai Hanura, PBB, PKPI, Partai Berkarya, dan Partai Garuda. “Dengan elektabilitas di kisaran 3%, PSI menjadi satu-satunya parpol baru yang mampu menantang dominasi parpol lama di DKI,” tutur Rudi.

Sementara itu, suara yang belum menentukan pilihan atau cenderung golput di DKI Jakarta lebih tinggi daripada hasil survei nasional Y-Publica yang dirilis pada Januari 2019.

Survei Y-Publica dilakukan pada 21-30 Januari 2019 di tiga dapil DKI. Jumlah responden masing-masing dapil sebanyak 800 orang yang mewakili setiap kecamatan. Sampel dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error 3,5% pada tingkat kepercayaan 95%.

Berikut hasil lengkap survei Y-Publica:

Dapil DKI Jakarta 1 (Jakarta Timur)
PDIP: 18,6%
Gerindra: 14,0%
Golkar : 10,1%
PKB: 9,1%
Demokrat: 5,9%
PKS: 3,8%
PAN: 3,5%
Nasdem: 3,4%
PSI: 3,3%
PPP: 1,9%
Berkarya: 1,9%
PKPI: 1,8%
PBB: 1,5%
Garuda: 1,5%
Hanura : 1,3%
Perindo: 0,9%
Belum memutuskan/Tidak jawab: 18,5%

Dapil DKI Jakarta 2 (Jakarta Pusat dan Selatan)
Gerindra: 26,5%
PDIP: 22,9%
PKS: 8,4%
Golkar: 4,6%
PKB: 4,3%
PAN: 3,3%
Demokrat: 3,1%
PSI: 3,0%
Nasdem: 2,6%
PPP: 2,3%
Perindo: 1,0%
PBB: 0,9%
Hanura: 0,6%
Berkarya: 0,4%
PKPI: 0,4%
Garuda: 0,3%
Belum memutuskan/Tidak jawab: 16,5%

Dapil DKI Jakarta 3 (Jakarta Barat dan Utara)
PDIP: 28,0%
Gerindra: 19,0%
PKS: 7,4%
Golkar: 5,6%
PAN: 5,3%
PKB: 4,0%
Nasdem: 3,4%
PSI: 3,1%
Demokrat: 2,3%
PPP: 0,9%
PBB: 0,9%
Perindo: 0,8%
Hanura : 0,5%
Berkarya: 0,5%
Garuda : 0,4%
PKPI: 0,3%
Belum memutuskan/Tidak jawab: 17,8%



Sumber: BeritaSatu.com