Kecewa dengan Karding, PKB Magelang Alihkan Dukungan

Kecewa dengan Karding, PKB Magelang Alihkan Dukungan
Ilustrasi PKB ( Foto: Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 27 Februari 2019 | 21:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 15 DPAC PKB Kabupaten Magelang menilai anggota DPR, Abdul Kadir Karding, tidak melakukan usaha serius untuk memenangkan Capres-Cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin di daerah pemilihan Jawa Tengah (Jateng) VI yang diwakilinya. Selain itu, mereka juga kecewa terhadap Karding yang selama menjadi anggota dewan tidak memiliki perhatian yang cukup terhadap nasib konstituen.

Oleh karenanya, pada pemilu 2019 nanti, mereka berkeputusan mengalihkan dukungan kepada Caleg PKB DPR nomor urut 2, Luqman Hakim, yang dinilai gigih memperjuangkan kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Demikian keputusan Forum DPAC PKB Kabupaten Magelang yang disampaikan kepada wartawan melalui siaran pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Ketua Forum DPAC PKB Magelang, Rahmat Erwanto, mengatakan, pengurus DPAC se-Kabupaten Magelang bersama para ulama dan Barisan Santri Nasionalis yang dipimpin KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) telah mengkonsolidasikan perjuangan untuk memenangkan PKB sekaligus memastikan Jokowi-Ma'ruf Amin menang mutlak di Kabupaten Magelang.

"Kami terus konsolidasi untuk memenangkan PKB. Kami tergetkan Jokowi-Ma'ruf Amin minimal meraup 80 persen suara di Kabupaten Magelang. Kami kecewa dengan saudara Karding yang tidak melakukan apa-apa untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Sebagai anggota TKN, harusnya Karding lebih sering turun kampanye di Magelang. Kalau dia hanya sibuk di atas, layak dipertanyakan apakah dia benar-benar ingin memenangkan Pak Jokowi atau hanya ingin mengejar ambisi politik pribadi dengan mendompleng kekuasaan Pak Jokowi nantinya?" kata Rahmat.

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan, pengurus dan kader PKB di Magelang merasa beruntung karena ada sosok Gus Yusuf yang juga Ketua DPW PKB Jateng yang menjadi pendorong struktural dan spiritual untuk terus melakukan sosialisasi dan kampanye PKB dan Jokowi-Ma'ruf Amin. Selain itu, hadirnya caleg PKB DPR, Luqman Hakim, memberikan harapan dan energi baru bagi perjuangan memenangkan PKB dan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kehadiran Pak Luqman membuat kampanye kami menjadi sangat masif untuk memenangkan PKB dan Jokowi-Ma'ruf Amin. Kami telah memenuhi setiap sudut di Kabupaten Magelang dengan atribut Jokowi-Ma'ruf Amin," ujar Rahmat.

Kekecewaan Forum DPAC PKB terhadap Karding itu ternyata dirasakan juga kalangan kiai-kiai NU di Kabupaten Magelang. Salah satu Kiai Muda NU, Kiai Anam Murfi Chasnafi yang biasa disapa Gus Anam, mengungkapkan perasaan kecewa para kiai yang selama ini dipendam terhadap Karding.

Menurut Gus Anam, selama ini Karding dinilai hanya datang ke para kiai dan turun ke daerah menjelang pemilu saja. Lebih mengecewakan lagi, pada saat PKB dibawah pimpinan Muhaimin Iskandar mencalonkan pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, malah Karding tidak aktif kampanye di Magelang dan sekitarnya.

"KH Ma'ruf Amin yang mendampingi Pak Jokowi adalah salah satu Pendiri PKB. Kiai Ma'ruf adalah Ketua Dewan Syura DPP PKB pertama kali. Dan terpenting Kiai Ma'ruf Amin adalah Rois 'Am PBNU, pucuk pimpinan tertinggi di NU. Kalau ada elit PKB yang juga elit TKN Jokowi-Ma'ruf Amin tidak melakukan apa-apa untuk memenangkan capres-cawapres 01 di Magelang ini, tentu sangat mengecewakan kami. Saya memahami betul kekecewaan Forum DPAC PKB terhadap Karding," tutur Gus Anam.

Oleh karenanya, lanjut Gus Anam, sikap politik Forum DPAC PKB Kabupaten Magelang yang mengalihkan dukungan politiknya kepada Caleg PKB DPR nomor urut 2, Luqman Hakim, harus dilihat sebagai wujud loyalitas kader kepada PKB.

"Sikap teman-teman DPAC yang meninggalkan Karding dengan tetap berkampanye untuk Caleg PKB Luqman Hakim serta bekerja keras memenangkan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf, adalah wujud nyata loyalitas teman-teman kepada PKB. Ini patut dihargai dan didukung," tegas Gus Anam.

Sikap ke-15 PAC Kabupaten Magelang ini tampaknya senada dengan 13 PAC PKB Kabupaten Temanggung yang sudah dideklarasikan seminggu yang lalu, dimana mereka merasa kecewa dengan Karding yang menjadi anggota DPR dapil Jawa Tengah (Jateng) VI.



Sumber: BeritaSatu.com