Ketua KPU Dorong Pemilih Tak Pindah Domisili saat Pencoblosan

Ketua KPU Dorong Pemilih Tak Pindah Domisili saat Pencoblosan
Ilustrasi KPU ( Foto: Beritasatu.com )
Hotman Siregar / WBP Jumat, 1 Maret 2019 | 21:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mendorong seluruh warga negara yang memiliki hak pilih untuk memilih di domisili tempat tinggalnya. Hal itu untuk memastikan hak konstitusional pemilih pada Pemilu 17 April mendatang.

"Karena kalau Anda pindah memilih ke tempat lain, Anda nggak dapat surat suara di kabupaten/kota, Anda kehilangan hak konstitusional untuk dapat memilih DPRD kabupaten/kota yang baik, DPR provinsi yang baik, DPR RI yang baik," ujar Arief dalam diskusi publik "Pemilu Jujur dan adil untuk Indonesia Berkemajuan" yang diselenggarakan PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Penyelenggara pemilu, kata Arief, berupaya keras menjalankan amanah konstitusi, sehingga sudah tugas penyelenggara pemilu memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk diberikan hak konstitusional memilih pemimpin terbaik.

Diakui Arief Budiman, saat KPU membuat pengumuman daftar pemilih tambahan (DPTb), banyak pemilih DPTb pindah memilih, dari semula di kampungnya pindah memilih ke kota yang banyak wisatanya, dan kota yang menarik didatangi.

"Jadi saya harus mendorong Anda (pemilik hak suara) untuk mau menggunakan hak pilih di kampung Anda. Di tempat Anda, kenapa? Untuk melindungi hak konstitusional mendapatkan 5 surat suara," kata Arief Budiman.



Sumber: Suara Pembaruan