Tampil Santai saat Debat, Ini Tanggapan KH Ma'ruf Amin

Tampil Santai saat Debat, Ini Tanggapan KH Ma'ruf Amin
Cawapres nomor urut 01 K.H. Ma'ruf Amin, saat mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 Maret 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao. / SP/Joanito De Saojoao. )
Markus Junianto Sihaloho / FMB Senin, 18 Maret 2019 | 19:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menyatakan merasa lega setelah melewati debat ketiga Pilpres 2019 melawan cawapres 02 Sandiaga Uno. Menurut Ma'ruf, dirinya bisa melewati debat dengan piawai berkat diskusi dan mendengar aspirasi masyarakat. 

Kiai Ma'ruf mengatakan, dirinya sudah menyampaikan semua gagasannya secara terbuka tentang isu ketenagakerjaan, kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan serta sosial dan budaya kepada masyarakat

"Ya, lega lah. Kan sebelumnya debat kayaknya punya beban. Bagaimana kalau debat itu, saya bisa sampaikan visi misi dengan baik. Saya merasa habis debat, saya plong. Artinya merasa telah sampaikan semua hal yang saya ketahui untuk Indonesia maju," kata Kiai Ma'ruf, dalam rilis TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin di sela-sela kunjungannya ke Jawa Timur, Senin (18/3/2019).

Pria yang akrab disapa Abah Ma'ruf itu mengaku bersyukur apabila respons masyarakat positif. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul ini menganggap hasil debat itu adalah hasil dari membaca, mendengar dan berdiskusi dengan masyarakat.

"Ternyata mempunyai efek bagus ketika saya bisa menguasai, menyampaikan berbagai persoalan bangsa terutama menyangkut pendidikan, sosbud, tenaga kerja. Kalau itu diapresiasi masyarakat, saya merasa bersyukur dan senang," katanya.

Kiai Ma'ruf juga menggunakan istilah menarik seperti ten years challenge dan infrastruktur langit. Menurutnya, istilah itu muncul tanpa sadar.

"Mungkin itu jiwa saya memberikan penguatan pematangan terhadap masalah yang dihadapi bangsa. Kemudian muncul dari istilah-istilah saat berkomunikasi dengan masyarakat banyak dan menarik sehingga bisa dicerna," kata Kiai Ma'ruf.

Dia juga menyelipkan ayat Alquran untuk memperkuat pandangannya, kemarin. Ketua umum Majelis Ulama Indonesia ini menyebut, ayat-ayat itu keluar secara spontan tanpa direncanakan sebelumnya. "Ketika itu ada korelasinya, itu munculnya saja," jelasnya.

Saat disinggung apakah tidak lelah menjalani debat selama dua jam, Abah mengaku tidak lelah. Baginya, menyampaikan ilmu dan pandangannya kepada masyarakat adalah untuk Indonesia yang lebih baik lagi.

Ketika ditanya respons Jokowi, Kiai Ma'ruf mengaku belum sempat berkomunikasi dengan calon presiden nomor urut 01 itu. Namun dari info yang diterima Kiai Ma'ruf, Jokowi mengacungi jempol.

"Saya dengar beliau sangat puas," ujarnya.

Kiai Ma'ruf tak kaget jika banyak pihak tak menyangka dirinya bisa sepiawai itu semalam sebab memang porsi dirinya saat debat cawapres berbeda dengan debat perdana bersama Jokowi.

Terlepas dari itu, Kiai Ma'ruf menyebut banyaknya respons positif sesuai dengan keinginannya. Bahwa pesan yang dipersiapkan melalui serangkaian diskusi dan mendengar, punya efek bagus.

"Terutama yang menyangkut pendidikan, kesehatan tenaga kerja dan sosial budaya. Saya merasa kalau itu diapresiasi oleh masyarakat, saya merasa syukur dan senang," beber Kiai Ma'ruf.



Sumber: BeritaSatu.com