PDIP Targetkan Kemenangan Jokowi 63,4%

PDIP Targetkan Kemenangan Jokowi 63,4%
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. ( Foto: Beritasatu Photo / Markus Junianto Sihaloho )
Carlos KY Paath / AMA Kamis, 21 Maret 2019 | 20:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Seluruh simpatisan, anggota, dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) harus terus bergerak secara militan memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan PDIP. Hal ini sejalan dengan sejumlah hasil survei yang menempatkan PDIP dengan elektoral tertinggi antara 24,6% sampai 29,2%. Karena itu, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kritiyanto menargetkan Jokowi-Ma'ruf Amin menang 63,4%.

"PDIP sangat berkepentingan untuk memenangkan Jokowi-KH Ma'ruf Amin secara kuat, efektif, dan solid. Kader harus kerja secara militan," kata Hasto Kristiyanto dalam keterangan seperti diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Menurut Hasto Kristiyanto, kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin juga perlu diimbangi dengan kekuatan parlemen. Tujuannya untuk penguatan sistem presidensial. "Gambaran ideal terjadi apabila Golkar bisa menduduki posisi nomor 2, mengalahkan Gerindra, dan PKB nomor 3," ucap Hasto.

Hasto Kristiyanto menyatakan, koalisi partai pendukung Jokowi sepatutnya bekerja secara bersama-sama serta efektif. Momentum Gerindra untuk turun drastis dinilai terbuka lebar. "Karena mereka hanya mengandalkan efek ekor jas, tanpa dukungan kekuatan teritorial," ujar Hasto.

"Dengan demikian kaki-kaki Gerindra bisa diminimkan kerjanya di lapangan. Di sini tokoh-tokoh besar seperti dari NU, PKB, dan PPP bisa bergerak bersama membendung gerak-gerik HTI yang berada di belakang Prabowo-Sandi," kata Hasto Kristiyanto lagi.

Menurut Hasto Kristiyanto, dalam rentang waktu kampanye selama enam bulan, Prabowo-Sandi hanya mampu naik sekitar 4%. Itu pun, lengkap dengan tarian Prabowo, hoaks, dan fitnah, serta dengan metode strategi pemenangan yang diimpor dari asing seperti fire hose of false hood.

"Bayangkan saja, dilengkapi dengan fitnah dan hoaks, Prabowo-Sandi hanya mampu naik 4% dalam waktu 6 bulan, dan sekarang tinggal 26 hari, Maka kami optimis Jokowi - KH Maruf Amin menang semakin tebal," ujar Hasto Kristiyanto.

Ia meneruskan, "Elektoral PDIP yang tinggi akan jadi daya tarik dan daya dorong maksimum bagi Jokowi – Ma’ruf Amin. Terlebih kami bersama Parpol KIK (Koalisi Indonesia Kerja) lainnya seperti Golkar, PKB, PPP dan lain-lain memiliki basis kultural dan tradisisional yang kuat. Maka dari itu, hasil survei Kompas yang memenangkan Jokowi – KH. Maruf Amin sebesar 56,8%, kami tetapkan sebagai target pesimis. Sementara target realistis kami adalah 63,4%."



Sumber: Suara Pembaruan