Maret 2019, Kemkominfo Identifikasi 453 Hoax, Terbanyak Politik

Maret 2019, Kemkominfo Identifikasi 453 Hoax, Terbanyak Politik
Ilustrasi anti-"hoax". ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / WBP Senin, 1 April 2019 | 12:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksaa tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Ferdinandus Setu mengatakan Kemkominfo berhasil mengidentifikasi 453 hoax, kabar bohong, dan berita palsu selama Maret 2019. Dengan demikian, total jumlah hoax yang ditemukan Kemkominfo menjadi 1.224 hoax pada periode Agustus 2018 sampai Maret 2019.

"Dari 453 hoax tersebut, terdapat 130 hoax politik. Sehingga total hoax politik yang diidentifikasi dan diverifikasi menjadi 311 hoax. Kabar bohong itu menyerang pasangan calon presiden dan wakil presiden, partai politik peserta pemilu maupun penyelenggara pemilu," ujar Ferdinandus Setu kepada Beritasatu.com, Senin (1/4).

Ferdinandus Setu mengatakan jumlah hoax, kabar bohong, berita palsu dan ujaran kebencian terus meningkat menjelang hari pencoblosan 17 April 2019.  "Di bulan Agustus 2018, hanya 25 hoax yang diidentifikasi oleh Tim AIS Subdit Pengendalian Konten Ditjen Aplikasi Informatika. Di September 2018, naik menjadi 27 hoax, sementara di Oktober dan November 2018 masing-masing di angka 53 dan 63 hoax. Di bulan Desember 2018, jumlah info hoax terus naik di angka 75 konten," terang Ferdinandus Setu.

Peningkatan konten hoax sangat signifikan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2019. Sebanyak 175 konten hoax yang berhasil diverifikasi. "Angka ini naik dua kali lipat di Februari 2019 menjadi 353 konten. Angka tersebut terus menanjak menjadi 453 hoax selama Maret 2019," ungkap lanjut Ferdinandus Setu.

Dari jumlah 453 hoax yang diidentifikasi selama Maret 2019, kata lanjut Ferdinandus Setu, selain isu politik, konten menyasar isu kesehatan, pemerintahan, fitnah terhadap individu tertentu, terkait kejahatan, isu agama, internasional, serta penipuan perdagangan hingga pendidikan.

Tim AIS Kemkominfo dibentuk Menkominfo Rudiantara pada Januari 2018 untuk melakukan pengaisan, verifikasi dan validasi konten internet yang beredar di cyber space Indonesia, baik konten hoax, terorisme dan radikalisme, pornografi, perjudian, maupun konten negatif lainnya.

Saat ini Tim AIS berjumlah 100 personel didukung mesin AIS yang bekerja 24 jam, 7 hari seminggu tanpa henti.

Kementerian Kominfo mengimbau warganet yang menerima informasi elektronik yang patut diduga diragukan kebenarannya menyampaikan kepada kanal pengaduan konten melalui email: aduankonten@kominfo.go.id atau akun twitter @aduankonten," imbuh Ferdinandus.

Temuan konten hoax
- Agustus 2018: 25
- September 2018: 27
- Oktober 2018: 53
- November 2018: 63
- Desember 2018: 75
- Januari 2019: 175
- Februari 2019: 353
- Maret 2019: 453

Temuan jenis isu hoax
- Politik: 319
- Kesehatan: 182
- Pemerintahan: 170
- Hoaks fitnah terhadap individu tertentu: 151
- Kejahatan: 87
- Isu agama: 81
- Bencana alam: 81
- Mitos: 44
- Penipuan: 35
- Internasional: 32
- Perdagangan: 13
- Isu pendidikan: 5
- Lain-lain: 24

Sumber: Kominfo



Sumber: BeritaSatu.com