Surya Paloh Pimpin Kampanye Akbar di Sumut

Surya Paloh Pimpin Kampanye Akbar di Sumut
Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh memimpin kampanye akbar di Lapangan Gajah Mada Medan, Sumatera Utara, Kamis (4/4/2019). ( Foto: Dok Nasdem )
Yeremia Sukoyo / WBP Kamis, 4 April 2019 | 15:03 WIB

Medan, Beritasatu.com - Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh memimpin kampanye akbar di Medan, Sumatera Utara, Kamis (4/4/2019). Kegiatan kali ini merupakan rangkaian safari politik di masa kampanye terbuka menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 mendatang. Dalam kampanye akbar kali ini, belasan ribu pendukung Nasdem tumpah di lapangan Gajah Mada Medan, sejak pagi.

"Kampanye akbar diiisi orasi Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Sejumlah pejabat daerah juga hadir," kata Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, di Medan, Kamis (4/4/2019). Sebelumnya, Partai Nasdem juga telah menggelar kampanye akbar di Pulau Sulawesi dalam rangkaian kegiatan safari politiknya.

Di Sumatera Utara, Surya Paloh didampingi Ketua Umum Garda Pemuda Nasdem Prananda Surya Paloh (PSP). Adapun beberapa fungsionaris DPP Nasdem lainnya melantik pengurus DPD Nasdem Kabupaten Deli Serdang, Sumut. Setelah itu, Surya melakukan pertemuan dengan masyarakat Solidaritas Tionghoa Indonesia di Gedung Tiara Convention Center (TCC) Medan.

Dalam pertemuan tersebut sekaligus dilaksanakan pelantikan organisasi kemasyarakatan (ormas) Solidaritas Tionghoa Indonesia (Setia). Pengukuhan sekaligus memperkenalkan puluhan caleg Nasdem Sumut yang memiliki latar belakang masyarakat Tionghoa.

Ketua DPW Setia Sumut Anthony mengakui, ormas tersebut akan langsung bergerak untuk menjadi wadah bagi kaum etnis Tionghoa di dunia politik Indonesia. "Saya menyerukan agar seluruh etnis Tionghoa untuk membangun bangsa. Tidak hanya dengan pikiran namun juga dengan perbuatan," kata Anthony.

Seperti diketahui, Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi andalan Partai Nasdem dalam mendulang suara di Pemilu 2019 setelah Sulawesi, Papua, NTT, dan sebagian besar wilayah Indonesia timur lainnnya.



Sumber: Suara Pembaruan