Charta Politika: PSI dan Perindo Berpeluang Lolos ke Parlemen

Charta Politika: PSI dan Perindo Berpeluang Lolos ke Parlemen
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo saat kampanye terbuka di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (25/3/2019). ( Foto: istimewa / istimewa )
Yustinus Paat / JAS Kamis, 4 April 2019 | 15:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Survei terbaru Charta Politika menunjukkan bahwa dua partai baru peserta pemilu 2019, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Perindo berpeluang lolos masuk parlemen.

Meskipun elektabilitas tidak mencapai angka parliamentary threshold atau ambang batas masuk parlemen empat persen, namun dua partai berpeluang lolos dengan memperhatikan margin of error dan undicided voters (pemilih yang belum menentukan pilihan) yang masih besar.

Survei ini dilakukan pada 19 hingga 25 Maret 2019 melalui wawancara tata muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel 2.000 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Survei ini menggunakan multistage random sampling dengan margin of error lebih-kurang 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

"PSI dan Perindo berpeluang lolos masuk parlemen. Elektabilitas PSI di angka 2,2 persen dan Perindo 2,0 persen. Maka dengan angka margin of error 2,19 persen, dua partai ini berpotensi lolos ke parlemen," ujar Direktur Riset Charta Politika Muslimin saat rilis hasil survei bertajuk "Pileg 2019: Pemilu yang Terlupakan?" di Es Teler 77 Resto, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Selain masih dalam angka margin of error, kata Muslimin, PSI dan Perindo masih berpeluang lolos karena angka undicided votersnya masih 11,7 persen. PSI dan Perindo bisa mendapatkan suara dari undicided voters-nya.

"Apalagi tingkat kemantapan pilihan pemilih terhadap parpol masih di angka 61,1 persen. Sementara yang masih mungkin berubah pilihan terhadap parpol sebanyak 10,4 persen dan yang tidak tahu dan tidak menjawab sebanyak 28,6 persen. Jadi, pemilih 10,4 persen bisa sebagian lari ke PSI dan Perindo," terang dia.

Sementara dua partai baru lainnya, Partai Berkarya dan Garuda, kata Muslimin, sulit lolos masuk parlemen. Elektabilitas dua partai ini, masih di bawah 1 persen, Partai Garuda di angka 0,2 persen dan Berkarya 0,1 persen.

Alasan Memilih PSI
- Tertarik figur Grace Natalie: 9,3 persen
- Tertarik program partai: 2,3 persen
- TT/TJ: 88,4 persen

Alasan Memilih Perindo
- Tertarik figur Hary Tanoesoedibjo: 17,5 persen
- Tertarik program partai: 10,0 persen
- Karena pengusung Jokowi-Ma'ruf: 10,0 persen
- Tertarik figur-figur caleg: 5,0 persen
- Sudah terbiasa memilih partai tersebut: 2,5 persen
- Pernah mendapatkan sesuatu dari perindo: 2,5 persen
-Lainnya: 2,5 persen
- TT/TJ: 50,0 persen



Sumber: BeritaSatu.com