AHY Ditugaskan Bawa Demokrat Raih 15 Persen Suara di Pileg

AHY Ditugaskan Bawa Demokrat Raih 15 Persen Suara di Pileg
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama sejumlah kader partai Demokrat, usai mendengarkan pidato politik SBY dalam acara HUT Ke-17 Partai Demokrat di Jakarta, Senin 17 September 2018. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao / SP/Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / JAS Kamis, 4 April 2019 | 22:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan Komandan Kogasma (Komando Satuan Tugas Bersama) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah ditugaskan secara resmi untuk memenangkan Partai Demokrat di Pemilihan Legislatif 2019 dan pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

Menurut Syarief, AHY bakal bisa mempertahankan perolehan suara partai Demokrat di Pemilu 2014 sebesar 10,2 persen.

"AHY ini kan raising star, dia (AHY) secara resmi untuk memenangkan Partai Demokrat, target kita raih 15 persen suara di Pileg 2019. Minimal mempertahankan 10,2 persen suara Demokrat raihan Pileg 2014," ujar Syarief di acara rilis hasil survei Charta Politika bertajuk "Pileg 2019: Pemilu yang Terlupakan?" di Es Teler 77 Resto, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Syarief mengatakan kehadiran AHY sudah memberikan dampak kepada Partai Demokrat. Menurut dia, AHY mampu mendorong para kader Demokrat di daerah untuk bekerja memenangkan Partai Demokrat.

"Kehadiran AHY sudah memberikan dampak. Dan harus diakui bahwa yang memberi efek kepada Partai Demokrat adalah faktor Pak SBY (Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono), kerja keras kader dan para caleg serta faktor AHY," ungkap dia.

Syarief mengakui faktor SBY masih sangat kuat. Menurut dia, hal tersebut bisa dimengerti karena rakyat masih ingat dengan SBY dan keberhasilannya selama 10 tahun memerintah Indonesia.

"Masyarakat tentu masih sangat ingat dengan Pak SBY, keberhasilan selama 10 tahun, Misalnya, PKH, produknya SBY, BPJS dan ekonomi yang baik selama 10 tahun," pungkas Syarief.



Sumber: BeritaSatu.com