Selama Kampanye Terbuka Situasi Kondusif

Selama Kampanye Terbuka Situasi Kondusif
Brigjen Pol Dedi Prasetyo.
Farouk Arnaz / AMA Jumat, 5 April 2019 | 11:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri mengklaim jika tidak ada hal menonjol selama pelaksanaan kampanye terbuka dalam Pemilu 2019. Situasi sangat kondusif, meski ada beberapa kejadian kecil yang tidak signifikan dan telah berhasil diatasi.

“Telah berhasil ditangani oleh aparat keamanan setempat. Adapun anggota yang dilibatkan di kampanye terbuka, baik itu tingkat Polres maupun Polda, ada 10 ribu lebih. Mereka dibagi beberapa zona, artinya di seluruh Indonesia, Polda mengeluarkan sepertiga kekuatan yang ada,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo Jumat (5/4/2019).

Polisi menggelar satgas pengamanan terbuka dan tertutup dengan pola pengamanan empat ring. Ring 1 itu VIP di atas panggung, ring dua sekitar panggung, ring tiga di area parkir, dan ring empat di jalan.

“Konsep seperti itu dalam rangka memitigasi segala bentuk kerawanan karena tidak menutup kemungkinan terjadi kerawanan pada saat kampanye terbuka yang dilakukan di lapangan, di gedung yang besar itu di mana tiap wilayah sudah membuat rencana pengamanan secara detail,” urai Dedi Prasetyo.

Tahap kampanye terbuka mulai digelar mulai 24 Maret hingga 13 April nanti. Sebelumnya, Polri menyebut di tingkat provinsi, provinsi rawan bergeser menjadi Maluku Utara, Papua, Aceh, NTB, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Papua Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara.

Pergeseran daerah rawan juga terjadi di tingkat kabupaten/kota menjadi Tangerang Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Banggai (Sulteng), Donggala (Sulteng), Mentawai (Sumbar), Tanah Datar (Sumbar), dan Yogjakarta.

Indeks kerawanan itu dibuat berdasar faktor penyelenggara, faktor kontestasi capres, faktor kontestasi caleg, faktor pendukung, potensi gangguan kamtibmas, ambang gangguan, dan faktor gangguan nyata.



Sumber: BeritaSatu.com