Jokowi Kunjungi Pengrajin Rotan di Desa Tegal Wangi Cirebon

Jokowi Kunjungi Pengrajin Rotan di Desa Tegal Wangi Cirebon
Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi pengrajin rotan Galmantro di desa Tegal Wangi, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (5/4). ( Foto: istimewa )
Carlos KY Paath / WM Jumat, 5 April 2019 | 18:05 WIB

 

Cirebon, Beritasatu.com - Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi pengrajin rotan Galmantro di desa Tegal Wangi, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (5/4/2019). Sebelum itu, Jokowi menjalankan salat Jumat di Masjid Darussalam sekitar lokasi.

"Saat berkunjung, Pak Jokowi mampir di sejumlah rumah para pengrajin dan berdiskusi terkait kendala dan harapan para pengrajin. Pak Jokowi mendengar langsung antara lain kendala terkait bahan baku disamping dukungan permodalan," kata Ketua Umum Arus Bawah Jokowi (ABJ), Michael Umbas yang ikut mendampingi Jokowi.

Beberapa pengrajin, menurut Umbas, bagian dari relawan ABJ Cirebon. "Mereka sangat bahagia didatangi dan ditengok langsung oleh Pak Jokowi. Apalagi Pak Jokowi sebagai capres petahana menjanjikan untuk membantu peningkatan skill dan tambahan modal kerja serta memastikan stok bahan baku," ucap Umbas.

Umbas juga menyebut, "Sebenarnya masalah mereka lebih banyak terkait ketersediaan bahan baku. Soal pemasaran justru mereka sudah ekspor dan banyak permintaan dari luar negeri seperti Korea dan lain-lain."

Umbas, yang juga wakil kepala Rumah Aspirasi Jokowi-Ma'ruf Amin, menambahkan, desa Tegal Wangi mayoritas penduduk pengrajin rotan dan produk-produknya berkualitas ekspor. Bahkan di tempat ini juga dijadikan tempat wisata.

"Inisiatif datang ke sini langsung dari Pak Jokowi karena beliau memang juga berlatarbelakang pengusaha mebel dan paham bagaimana lika-liku industri produk rotan ini. Komitmen untuk membantu dan mendorong kesejahteran dan kemajuan para pengrajin sudah diminta langsung difollow up menteri perdagangan," kata Umbas.

Sementara itu, Jokowi langsung memberi solusi akan membuat Badan Urusan Logistik (Bulog) khusus rotan. Diharapkan dengan adanya Bulog Rotan, maka suplai bahan baku bisa terus menerus ada. "Ya ini memang dari dulu problem yang sering ada di sini suplai bahan baku yang tidak continue, terus menerus, kadang ada kadang tidak," demikian Jokowi.

Nanti apabila ada Bulog Rotan, pemerintah akan membeli stok rotan dari petani yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selanjutnya stok itu ditampung di Bulog Rotan. "Pengrajinnya tinggal belinya di dekat sini. Mungkin itu, nanti kita mau matangkan lagi," ucap Jokowi



Sumber: Suara Pembaruan