MA Siapkan 234 Hakim Khusus Sengketa Pemilu

MA Siapkan 234 Hakim Khusus Sengketa Pemilu
Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, dalam penyampaian laporan pada acara sidang pleno istimewa laporan akhir tahun 2018 Mahkamah Agung (MA), di Jakarta, Rabu 27 Februari 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao / SP/Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / HA Sabtu, 6 April 2019 | 04:19 WIB

Jalarta, Beritasatu.com - Ketua Kamar Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Mahkamah Agung Supandi mengatakan pihaknya sudah menyiapkan hakim khusus menghadapi sengketa Pemilu khususnya terkait pelanggaran administrasi pemilu. MA menyiapkan 234 hakim yang menangani sengketa pemilu, terdiri dari 217 orang hakim di tingkat pertama dan 17 hakim di tingkat banding.

"Untuk menghadapi sengketa pemilihan maupun sengketa pemilihan umum tersebut hingga sekarang Mahkamah Agung memiliki hakim pemilihan umum tingkat pertama sebanyak 217 orang, hakim tingkat banding sebanyak 17 orang. Ini di pengadilan administrasi," ujar Supandi saat jumpa pers di gedung MA Jl Merdeka Utara, Jakarta Utata, Jumat (5/4).

Supandi mengatakan hakim tersebut dipilih melalui proses pemilihan dan diberi sertifikasi. Menurut dia, hakim tersebut tidak sembarangan dan benar-benar dilatih untuk menyelesaikan sengketa pemilu.

"Di sini hakimnya bukan sembarang. Mereka ditatar, dilatih, dibimbing dan disertifikasi, diberi sertifikat bahwa yang bersangkutan mampu menyelesaikan sengketa pemilu," tandas dia.

Selain itu, lanjut Supandi, MA juga sudah mengeluarkan peraturan lain seperti Perma No.4 tahun 2017 tentang Tata Cara Penyelesaian Pelanggaran Administrasi Pemilu di MA. Lalu, Perma No. 5 tahun 2017 tentang Rata Cara Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu di PTUN.

"Maka untuk menghadapi hal itu MA sadar bahwa di lapangan itu hukum acaranya harus jelas, oleh sebab itu, Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, mengisyaratkan kepada unsur pimpinan MA supaya hukum acara jelas," pungkas Supandi.



Sumber: BeritaSatu.com