Prabowo: Nasib Suatu Bangsa Ditentukan oleh Guru

Prabowo: Nasib Suatu Bangsa Ditentukan oleh Guru
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu 30 Maret 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao. )
Hotman Siregar / HA Sabtu, 6 April 2019 | 04:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Calon Presiden Prabowo Subianto mengatakan nasib sebuah bangsa ditentukan salah satunya oleh peran para guru. Sebab, para guru di sebuah negara menjadi kunci penting dalam mencerdaskan generasi bangsa.

"Karena memang suatu bangsa nasibnya, masa depannya, sejarahnya akan ditentukan oleh guru-guru. Kalau guru-guru mengajarkan bangsa itu untuk menjadi bangsa yang kalah maka bangsanya akan kalah," kata Prabowo saat menghadiri acara deklarasi dukungan Gerakan Elaborasi Rektor, Akademisi, Alumni dan Aktivis Kampus (GERAAAK) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019) malam.

"Kalau guru-guru ajarkan murid-muridnya curang, mencuri, maka bangsanya akan curang. Kalau guru-guru ajarkan murid-muridnya jadi penakut, maka bangsa akan jadi penakut. Maka kelangsungan bangsa Indonesia adalah berada pada guru-guru," tambahnya.

Dia menuding ada yang tidak tepat dalam sistem pendidikan Indonesia, di mana keterbatasan pendidikan menjadi kendala utama yang dihadapi oleh generasi bangsa.

"Saya merasa benar-benar bangsa kita dalam suatu persimpangan, bangsa yang kita alami sekarang, pendidikan keterbatasan investasi biaya dan sebagainya mencerminkan kondisi bangsa," ungkapnya.

Melihat fenomena itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini menilai Indonesia ibarat tubuh manusia yang sedang sakit.

"Negara kita dalam keadaan tidak sehat dalam semua ukuran. Kesimpulan saya didasarkan atas bukti. Dan saya bersyukur malam ini saya berhadapan dengan para cendekiawan, yang saya kira dididik untuk mempelajari dan menganalisa bukti fakta," kata Prabowo.



Sumber: Suara Pembaruan