Dua Pantun Jokowi Saat Kampanye di Asahan dan Medan

Dua Pantun Jokowi Saat Kampanye di Asahan dan Medan
Calon presiden petahana Joko Widod berkampanye di Indramayu, Jawa Barat, 5 April 2019. ( Foto: Istimewa )
Carlos KY Paath / WM Sabtu, 6 April 2019 | 12:33 WIB

 

Asahan, Beritasatu.com - Calon presiden (capres) 01 Joko Widodo (Jokowi) kembali membacakan pantun saat berkampanye di Gedung Serba Guna Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (6/4/2019). Kali ini pantun dibacakan Jokowi di tengah orasinya.

"Ini pantun dulu. Kacamata diasah tekun penuh harapan. Ini bukan datang-datang biasa. Datang ke sini karena cinta Asahan," demikian Jokowi seraya disambut tepuk tangan meriah para pendukungnya.

Jokowi mengungkap, di Asahan pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014, dirinya meraih 53 persen suara. "Tapi kalau melihat antusias pada pagi hari ini, dari helikopter, di jalan sampai gedung ini, saya perkirakan di atas 70 persen suara. Masak dulu 53 persen, sekarang enggak bisa 70 persen. Enggak bisa kebangetan," ujar Jokowi.

Jokowi berjanji mengunjungi Asahan apabila perolehan suara mencapai 80 persen. "17 April sore atau malam saya telepon, 'Pak dapat berapa persen?' (dijawab) 'Pak dapat 80 persen.' Minggu itu juga saya ke sini. Kita memiliki program dan proyek yang banyak di Asahan, jadi saya ke sini," imbuh Jokowi.

Jokowi pun menambahkan, "Tapi kalau saya telepon? (dijawab) 'Mohon maaf Pak, di bawah 50 persen.' Lha, enggak mungkin. Kalau kita kerja keras tak akan sulit kita capai," ucap Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi juga berpantun ketika mengawali sambutan saat berkampanye di Medan, Sumut, Jumat (5/4) malam. "Seuntai kapas menjadi benang, benang ditenun menjadi kain. Kami datang ke Deli Serdang, doakan menang Jokowi-Amin," kata Jokowi



Sumber: Suara Pembaruan