Surya Paloh: Sekali Pancasila Tetap Pancasila

Surya Paloh: Sekali Pancasila Tetap Pancasila
Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh dalam safari politik di Lapangan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 6 April 2019. ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / AO Sabtu, 6 April 2019 | 14:42 WIB

Probolinggo, Beritasatu.com - Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh kembali melanjutkan safari politiknya dengan berkampanye ke Jawa Timur (Jatim). Surya langsung menemui ribuan warga yang telah menunggunya di Lapangan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (6/4/2019).

Kehadiran orang nomor satu di Partai Nasdem tersebut disambut dengan tarian kolosal "Kiprah Gelipang". Tarian "Kiprah Gelipang" mengisahkan perjuangan anak bangsa melawan penjajahan. Tarian tersebut dilakukam sebagai penghormatan kepada tamu penting yang hadir di Probolinggo.

Tampak mendampingi kehadiran Surya Paloh di dalam rombongan, antara lain Ketua DPP Partai Nasdem bidang Keagamaan Hasan Aminuddin, Ketua DPP Partai Nasdem bidang Media dan Informasi Publik Willy Aditya, dan Ketua Badan Pemenang Pemilu (Bapillu) Partai Nasdem Efendy Choirie.

Dalam kesempatan tersebut, Surya kembali menegaskan tidak boleh ada satu pun pihak atau kelompok yang ingin mengubah ideologi bangsa, yaitu Pancasila. Pancasila merupakan anugerah terbesar dari para pendiri bangsa yang mampu merawat keberagaman. "Keanekaragaman etnis suku agama itulah Indonesia. Kita wajib mensyukuri dan merawat itu," ujar Surya.

Surya melanjutkan, Partai Nasdem didirikan dengan tekad untuk menjaga Pancasila. Partai dengan usia 7 tahun tersebut akan tegas melawan kelompok-kelompok yang ingin mengubah Pancasila sebagai ideologi bangsa. "Sekali Pancasila tetap Pancasila. Tidak boleh ada kelompok yang boleh coba-coba mengubah Pancasila. Kita akan hadapi itu, kita adalah Indonesia," ujar Surya.

Surya menegaskan, Nasdem memiliki kepentingan kepada Presiden Jokowi demi tegaknya Pancasila. Menurutnya, Jokowi merupakan pemimpin yang sejalan dengan garis besar visi-misi Nasdem yang ingin membangun bangsa dan merawat keberagaman melalui Pancasila.

"Partai ini menawarkan gagasan pikiran gerakan restorasi Indonesia. Mari kita semua rapatkan barisan untuk menjaga soliditas satu sama lain agar apa yang telah kita perjuangkan sejauh ini berakhir pada kemenangan besar Jokowi dan Nasdem pada 17 April," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hasan Aminuddin mengungkapkan, kemenangan Jokowi sangat diharapkan oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo. Hal tersebut demi terjaminnya proses pembangunan tol Pasuruan-Probolinggo. "Warga Probolinggo menginginkan Jokowi terpilih lagi dengan harapan tol pasuruan Probolinggo bisa terwujud," tuturnya.

Nasdem menargetkan meraih minimal dua kursi dari Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan yang masuk dalam daerah pemilihan (dapil) 2 Jatim. Sementara, untuk target keseluruhan, Partai Nasdem menargetkan 14 kursi dari 11 dapil yang ada di Jatim.



Sumber: BeritaSatu.com