TKN: Wajar Pengurus NU Protes Sandiaga Soal Bendera

TKN: Wajar Pengurus NU Protes Sandiaga Soal Bendera
Nahdlatul Ulama. ( Foto: Wikimedia )
Markus Junianto Sihaloho / YS Sabtu, 6 April 2019 | 16:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Protes pengurus Nahdlatul Ulama (NU) terhadap cawapres Sandiaga Uno yang di salah satu kampanyenya mengibarkan bendera NU dinilai sebagai hal wajar.

"Karena NU bukan peserta pemilu. Jadi keberatan itu hal wajar," kata Sekretaris TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, Sabtu (6/4/2019).

Sebagai Sekjen PDI Perjuangan, Hasto mengatakan, pihaknya sering melakukan kampanye politik, dan tak pernah sekalipun dalam kampanyenya mengibarkan bendera organisasi keagamaan seperti NU.

"Karena peserta pemilu adalah parpol. Kalau pilpres itu pasangan calon. Jadi bisa diterima keberatan NU itu," tandas Hasto.

Sebelumnya, sejumlah media memberitakan, saat berkampanye di Lumajang pada 4 April lalu, cawapres Sandiaga Uno sempat mengibarkan bendera NU dari atas panggung. NU Lumajang memprotes keras aksi Sandi itu.

"Mencermati adanya kegiatan pengibaran 'Bendera NU' pada kegiatan kampanye akbar paslon 02 di Lumajang pada April 2019, pengurus NU Lumajang menyampaikan kekecewaan dan nota keberatan," kata Rais NU Lumajang Husni Zuhri.

Pernyataan itu diteken oleh para pengurus NU Lumajang lainnya. Kembali ke isi surat tersebut, Husni mengatakan, pengibaran bendera NU merupakan bentuk pelecehan.



Sumber: Suara Pembaruan