Prabowo: Elite di Jakarta Tak Mampu Urus Negara

Prabowo: Elite di Jakarta Tak Mampu Urus Negara
Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto. ( Foto: Istimewa )
Hotman Siregar / YS Sabtu, 6 April 2019 | 16:52 WIB

Ciamis, Beritasatu.com  - Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto mengkritik keras sistem tata pemerintahan saat ini.

Ia menilai, kondisi bangsa dan negara Indonesia saat ini dalam keadaan tidak baik dari sisi ekonomi, sosial, politik, dan keamanan. Hal tersebut disebabkan ketidaksangupan pemerintah saat ini dalam mengelola negara.

"Negara kita saat ini dalam keadaan sakit, Ibu Pertiwi dalam keadaan sakit. Elite di Jakarta itu elite yang tidak mampu mengurus negara ini. Hati mereka beku mereka tidak memikirkan rakyat, mereka hanya memikirkan dirinya dan keluarganya. Mereka biang keladi atas rusaknya bangsa kita," ungkap Prabowo dalam kampanye terbuka yang digelar di Lapangan Lokasana, Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019).

Ia menuturkan, kekacauan pengelolaan negara itu terlihat dari banyaknya kasus korupsi yang saat ini ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, saat ini masih banyak rakyat Indonesia yang jauh dari kemakmuran dan sulitnya masyarakat mendapatkan pekerjaan yang layak. Bahkan, yang lebih parahnya lagi belum lama ini ada seorang ketua umum partai politik yang ditangkap tangan oleh KPK karena kasus suap.

"Korupsi di Indonesia sudah terlalu parah. Saya saja sudah muak dengan elit di jakarta itu apalagi kalian. Kalian susah gak dapet pekerja? Saya mau tanya rakyat Ciamis susah gak dapet kerja? Susah," tanya Prabowo sebagaimana releasenya yang diterima di Jakarta, Sabtu (6/4/2019).

"Kita bisa melihat sendiri hampir setiap hari ada yang ketangkap oleh KPK, ketua partai di tangkap, ini tidak bisa kita biarkan, kita harus mengubah keadaan itu," papar Prabowo menambahkan.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu juga menegaskan, rakyat Indonesia saat ini sudah tidak bisa dibohongi dan ditakut-takuti lagi.

Prabowo menjelaskan, dirinya telah merasakan gerakan perubahan dari rakyat Indonesia. Karena itu ia meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk berjuang bersamanya dalam merebut kedaulatan dan menciptakan rasa keadilan serta mewujudkan kemakmuran.

"Jadi tanggal 17 April yang akan datang adalah kesempatan kita untuk menunjukkan ke mereka bahwa rakyat Indonesia tidak mau dibohongi lagi dan rakyat Indonesia tidak takut, saudara-saudara, kita akan mengubah bangsa ini. Kita harus Selamatkan masa depan bangsa, kita harus menang besar demi terciptanya keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.

Karena itu, Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu juga menegaskan dirinya akan membentuk pemerintahan yang bersih dan antikorupsi dengan meminta seluruh jajaran di kabinet pemerintahannya dengan menandatangani perjanjian untuk tidak memperkaya diri sendiri keluarga atau kroni-kroni nya.

"Kita bertekad akan mewujudkan pemerintahan yang antikorupsi, saya minta mereka tanda tangan kontrak dan sumpah untuk tidak memperkaya diri sendiri keluarganya dan konco-konco nya selama lima tahun menjabat," papar Prabowo.



Sumber: Suara Pembaruan