Jika Hoax Berdampak Luas, KPU Segera Laporkan ke Polisi

Jika Hoax Berdampak Luas, KPU Segera Laporkan ke Polisi
Ketua KPU Arief Budiman ( Foto: Beritasatu TV )
Yustinus Paat / FER Sabtu, 6 April 2019 | 17:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan, pihaknya akan mengambil tindakan terhadap hoax Pemilu. Jika hoax dinilai berdampak luas, KPU langsung melaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti.

"Kalau hoax sifatnya substansial, kemudian berdampak masif maka kami mengambil tindakan selain mengklarifikasi juga melaporkan ke aparat hukum," ujar Arief di acara DKPP, Hotel Sari Pasifik, Jakarta, Sabtu (6/4/2019).

Baca Juga: DKPP Lantik 204 Anggota TPD

Arief mengatakan, hoax pemilu yang substansial bisa berdampak negatif terhadap KPU, penyelenggaraan dan hasil pemilu. Karena itu, hoax demikian harus segera dicegah dampaknya dengan melaporkan ke polisi. "Ketika hoax itu menjadi sangat substansial, sangat mengganggu penyelenggara dan berdampak masif," tandas Arief.

Sementara untuk berita-berita salah dan hoax tentang pemilu yang tidak berdampak luas, kata Arief, maka KPU harus memberikan klarifikasi saja, tidak perlu melaporkan kepada aparat keamanan.

"Ketika ada berita-berita yang salah, yang tidak benar sepanjang itu tidak menganggu atau berdampak secara masif, kami menyelesaikannya itu cukup melakukan klarifikasi," pungkas Arief.

Baca Juga: Mendagri Dukung Langkah KPU Polisikan Akun Penyebar Hoax

Sebelumnya, KPU telah melaporkan dua hoax pemilu yang berdampak luas dan masif kepada Bareskrim Polri, yakni hoax tentang 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos dan server KPU yang berada di luar negeri yang sudah di-setting untuk memenangkan paslon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.



Sumber: BeritaSatu.com