Masa Kampanye Panjang Bikin Caleg Jatuh Miskin

Masa Kampanye Panjang Bikin Caleg Jatuh Miskin
Ilustrasi Pemilu Legislatif 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo )
Hotman Siregar / JAS Minggu, 7 April 2019 | 09:24 WIB

Parapat, Beritasatu.com - Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 yang cukup panjang didinilai bisa membuat para calon anggota legislatif (Caleg) jatuh miskin. Kampanye Pemilu serentak 2019 berlangsung lebih dari enam bulan.

Demikian disampaikan anggota DPR Anthon Sihombing, saat memberikan sambutan dalam silaturahmi DPR RI dengan Wartawan Koordinatoriat DPR, di Parapat, Sumatera Utara, Sabtu (6/4/2019) malam.

Menurutnya, panjangnya masa kampanye menjadi salah satu masalah yang dihadapi para caleg yang maju dalam Pemilu 2019.

"Malahan masa kampanyenya enam bulan lagi bisa caleg jadi Jamila atau 'Jatuh Miskin Lagi'," kata Anthon.

Semestinya, kata Anton, pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) dipisah. Sehingga, kontestasi pesta demokrasi lima tahunan itu dapat berjalan dengan baik dan maksimal.

"Jadi tolonglah jangan di sama-samakan, padahal kita ini sudah meningkatkan anggaran untuk KPU dibandingkan anggaran sebelumnya," kata Anthon.

Sementara itu, Ketua Koordinatoriat Wartawan DPR RI, Romdony Setiawan berharap agar penyelenggara pemilu bisa mendahulukan penghitungan calon legislatif di Tempat Pemungutan Suara (TPS).



Sumber: Suara Pembaruan