Prabowo Tegaskan Isu Negara Khilafah Fitnah Kejam

Prabowo Tegaskan Isu Negara Khilafah Fitnah Kejam
Kampanye akbar Prabowo-Sandi di Jakarta, Minggu 7 April 2019. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / FMB Minggu, 7 April 2019 | 09:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pasangan calon presiden dan wakil presiden (paslon) 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) sempat dituding akan mendirikan negara khilafah. Prabowo menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan fitnah.

“Kami tidak ada niat selain bekerja berbakti untuk seluruh rakyat Indonesia. Ada yang bilang Prabowo-Sandi akan mengubah negara Pancasila, akan mendirikan negara khilafah. Ini saya katakan adalah fitnah,” kata Prabowo.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Kampanye Akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (7/4). “Fitnah yang kejam. Tapi tidak laku. Rakyat Indonesia tidak akan terpengaruh,” ucap Prabowo.

Prabowo mengungkap, para ustaz selalu mengajarkan Islam Indonesia itu Islam rahmatan lil alamin. Islam yang menghormati semua agama, suku, dan kelompok etnis. Prabowo juga menyatakan, dirinya dan Sandi hanya manusia biasa.

Terkadang, Prabowo merasa takut sendiri, karena harapan rakyat begitu besar untuk dirinya dan Sandi. “Saya hanya manusia biasa tetapi saya berjanji, saya akan kumpulkan putra putri terbaik dan saya akan terus minta dukungan kalian semua. Tolong beri kepada saya tenaga, beri kepada saya keberanian. Bersama-sama kita akan memperbaiki bangsa dan negara kita,” tegas Prabowo.



Sumber: BeritaSatu.com