Presiden PKS: Euforia Kampanye Prabowo-Sandi Harus Dikawal Sampai TPS

Presiden PKS: Euforia Kampanye Prabowo-Sandi Harus Dikawal Sampai TPS
Umat Islam melaksanakan munajat seusai menunaikan salat subuh berjamaah pada kampanye akbar capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 7 April 2019. ( Foto: ANTARA FOTO / Hafidz Mubarak A )
Yustinus Paat / FMB Minggu, 7 April 2019 | 13:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman merasakan aura kemenangan yang ditunjukkan oleh antusiasme masyarakat yang berbondong-bondong ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta sejak Sabtu (6/4/2019) malam.

"Saya ikuti saat datang tengah malam betapa antusiasme peserta sangat luar biasa, mereka bukan datang mepet tetapi sejak tengah malam," papar Sohibul Iman saat Kampanye Akbar di GBK, Minggu (7/4/2019).

Sohibul ingin agar euforia kampanye di GBK yang luar biasa bisa diteruskan hingga ke TPS saat 17 April 2019. Mantan wakil ketua DPR RI ini mengingatkan masih ada tujuh hari masa kampanye menuju masa tenang.

Semua komponen yang sudah mengikrarkan mendukung Prabowo-Sandi, papar Sohibul, wajib berjaga di sisa waktu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Tanggal 17 semua harus memberikan dukungan kepada Prabowo-Sandi, kita awasi proses di TPS, di kecamatan dan seterusnya. Mudah-mudahan kader PKS bisa menjaga semua itu," ungkap dia.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengaku bersyukur karena kader dan simpatisan PKS memadati Gelora Bung Karno (GBK) dan memutihkannya dalam Kampanye Rapat Umum tersebut.

"Bersyukur kepada Allah SWT bahwa kali yang keempat PKS sukses memutihkan Jakarta dan GBK," kata Hidayat.

Hidayat menyinggung kampanye pada pemilu sebelumnya yakni 2004, 2009 dan 2014. Kini jauh lebih banyak karena bersama partai lain dan capres cawapres.

"Dulu 2004 kita juga berhasil memutihkan GBK dan Jakarta, 2009 juga, 2014 juga demikian. Sekarang lebih lagi karena PKS tidak sendirian sekarang bersama ormas Islam, partai lain, capres-cawapres," papar Hidayat.

Menurut Hidayat, fenomena ini bukti keistiqomahan PKS sehingga mendapatkan sambutan positif dari publik.



Sumber: BeritaSatu.com