PDIP Tugaskan Kader Kepala Daerah dan Caleg Bersihkan Hoax

PDIP Tugaskan Kader Kepala Daerah dan Caleg Bersihkan Hoax
Sekretaris TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, di kampanye di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (31/3/2019). ( Foto: Ist )
Markus Junianto Sihaloho / YUD Minggu, 7 April 2019 | 20:59 WIB

Bandar Lampung, Beritasatu.com - Para kepala daerah dari PDI Perjuangan ditugaskan untuk bekerja keras memberi banyak penjelasan ke masyarakat soal fitnah dan hoax yang banyak menyerang Paslon Jokowi-Ma'ruf Amin.

Hal itu diungkap Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di sela pertemuannya dengan sejumlah kader kepala daerah dari Propinsi Lampung, Minggu (7/4/2019).

Kata Hasto, dalam pertemuan itu, pihaknya membahas soal garis partai yang memegang politik kebaikan. Dan karena para kepala daerah punya infrastruktur untuk bekerja, maka ditugaskan untuk memberi penjelasan kepada rakyat soal politik kebaikan itu.

"Untuk memberikan penjelasan agar semua tidak percaya pada hoax," kata Hasto Kristiyanto.

Saat bicara itu, Hasto didampingi Walikota Bandar Lampung Herman HN, Bupati Tulang Bawang Winarti, Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyoseoamarto, Bupati Tanggamus Dewi Handajani, dan Plt. Bupati Lampung Selatan Nanag Ermanto.

Hasto lalu mengingatkan bahaya hoax. Diceritakannya pengalaman konflik berdarah-darah di Maluku pada masa lalu hanya karena informasi yang sengaja dikabutkan untuk melakukan provokasi. Sehingga muncul penyerangan ke tempat ibadah yang membangkitkan emosi warga.

"Kita tidak ingin itu. Maka seluruh kepala daerah dari PDI Perjuangan punya tanggung jawab, punya komitmen untuk menjaga keamanan, menjaga ketentraman dan pemilu damai itu," ujar Hasto.

Sementara menyangkut kerja pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Lampung, Hasto mengatakan ada 15 kepala daerah di sana, dan 8 diantaranya adalah kader partainya. Ke-15 kepala daerah sudah memberikan dukungan untuk paslon nomor urut 01. Sejauh ini, lanjut Hasto, pihaknya optimis bisa mencapai target 65 persen suara di Lampung lewat dukungan masyarakat atas kinerja pemerintahan Jokowi yang berhasil.

Dalam 10 hari jelang pencoblosan, Hasto mengatakan pihaknya terus melakukan langkah-langkah strategis demi mengkonsolidasikan kerja para kepala daerah dan caleg partai itu.

"H-10 ini masa yang sangat krusial, kami akan meningkatkan koordinasi dan komunikasi, mempersiapkan saksi dengan sebaik-baiknya sehingga penguatan teritorial itu dapat kami lakukan dengan baik dan melibatkan sinergi pilar-pilar partai itu," bebernya.

Dan kerja sama diantara kader juga diperkuat. Sebagai contoh, disadari bahwa salah satu daerah yang masih lemah adalah Lampung Utara. Maka untuk daerah relatif lemah demikian, kader dari wilayah lain yang sudah kuat akan turun.

"Kami kerja gotong royong dan untuk itu semua memberikan perhatian kedaerah-daerah yang lemah agar ini menjadi satu nafas kemenangan," ungkap Hasto.



Sumber: BeritaSatu.com