Warga NTT Harapkan Jokowi Kembali Jadi Presiden

Warga NTT Harapkan Jokowi Kembali Jadi Presiden
Kampanye Joko Widodo di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin 8 April 2019.
/ YUD Senin, 8 April 2019 | 15:28 WIB

Kupang, Beritasatu.com - Masyarakat di Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengharapkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo kembali memimpin Indonesia untuk satu periode lagi.

Lukas Amneo, warga dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yang ditemui di sela-sela kampanye Jokowi, Senin (8/4/2019) siang, mengatakan bahwa apa yang dikerjakan oleh calon presiden nomor urut 01 itu selama memimpin Indonesia sudah sangat nyata.

"Biarpun jauh dari TTS, tetapi saya ingin melihat langsung Jokowi dan ingin mendengar apa yang akan dikerjakan jika terpilih lagi, karena selama ini diakui sudah banyak yang dilakukannya," kata dia.

Lukas menambahkan sudah banyak yang dikerjakan Jokowi untuk Indonesia, khususnya di provinsi berbasis kepulauan ini. Bukti nyata yang dikerjakan antara lain pembangunan tujuh bendungan di NTT, pembangunan jalan serta infrastruktur lainnya yang bertujuan menyejahterakan masyarakat di provinsi ini.

"Jokowi orangnya sangat merakyat, karena itu saya datang ke lokasi kampanye bersama istri dan anak-anak sejak pukul 07.00 WITA, dan menunggu kedatangan Jokowi," katanya.

Lukas bangga dan senang sempat berjabatan tangan dengan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat menyapa para pendukungnya.

Sementara, Maria Bria, warga asal Kabupaten Malaka, juga mengharapkan Jokowi bisa kembali lagi menjadi Presiden untuk lima tahun ke depani.

"Kami semua berdoa agar Jokowi datang lagi ke sini dalam kapasistasnya tetap sebagai Presiden. Tidak apa-apa panas-panas di lapangan ini, yang penting bisa bertemu dengan Jokowi," ujar dia.

Jokowi dalam kampanyenya di hadapan kurang lebih 30 ribu orang pendukungnya mengaku sangat mencintai NTT. "Saya sering datang ke NTT, artinya bahwa saya sangat mencintai Provinsi Nusa Tenggara Timur," ujar dia.

Jokowi juga berpesan agar masyarakat NTT tidak golput saat pelaksanaaan pemilu pada 17 April 2019 nanti.



Sumber: ANTARA