Jokowi Dukung Kritik SBY terhadap Kampanye Prabowo

Jokowi Dukung Kritik SBY terhadap Kampanye Prabowo
Calon presiden petahana Joko Widodo, menyapa pendukungnya saat berkampanye di di Lapangan Sitarda Laksana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin 8 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Aichi Halik / AHL Senin, 8 April 2019 | 18:54 WIB

Kupang, Beritasatu.com - Calon Presiden 01 Joko Widodo (Jokowi) sepakat dengan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengkritik kampanye Capres 02 Prabowo Subianto di GBK Senayan Jakarta.

Menurut Jokowi, kampanye harus inklusif, terbuka, dan menekankan pentingnya mengusung kebinekaan seperti yang disarankan SBY.

"Saya sepakat sekali bahwa setiap kampanye itu yang dikemukakan kebinekaan, keberagaman, dan yang penting adalah kesatuan kita sebagai negara. Saya kira memang seperti itu, payung yang bagus untuk mengingatkan kita semuanya bahwa kontestasi politik ini ada setiap 5 tahun. Jangan mengorbankan kesatuan kita, persatuan, persaudaraan, dan kerukunan kita," kata Jokowi usai berkampanye di Kota Kupang, NTT, Senin (8/4/2019).

Sejak awal kampanye, Jokowi menyampaikan ia selalu mengusung kampanye yang tidak berbau SARA dan politik identitas.

"Ya sejak awal saya tunjukkan itu keberagaman, kebinekaan dalam seni budaya, karnaval. Saya kira itu yang memang kita hindari politik identitas, politik SARA," ucap Jokowi.

Sebelumnya, surat tersebut disampaikan SBY kepada elite PD sehari sebelum kampanye Prabowo.

Dalam suratnya, SBY menyebut kampanye akbar Prabowo-Sandi mengandung unsur ketidaklaziman. SBY juga menyoroti agar politik identitas tidak digunakan karena bisa memecah belah rakyat.

"Karena menurut saya apa yang akan dilakukan dalam kampanye akbar di GBK tersebut tidak lazim dan tidak mencerminkan kampanye nasional yang inklusif, melalui sejumlah unsur pimpinan Partai Demokrat saya meminta konfirmasi apakah berita yang saya dengar itu benar. Malam hari ini, saya mendapat kepastian bahwa informasi yang didapat dari pihak lingkaran dalam Bapak Prabowo, berita yang saya dengar itu mengandung kebenaran," sebut SBY dalam suratnya.

Berikut videonya:



Sumber: BeritaSatu TV