Soal Kampanye Akbar Prabowo-Sandi, Habiburokhman: Tak Ada yang Ekstrem

Soal Kampanye Akbar Prabowo-Sandi, Habiburokhman: Tak Ada yang Ekstrem
Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman menilai kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad 7 April lalu sebagai kegiatan yang tidak ekstrem.
Ahmad Salman / AIS Senin, 8 April 2019 | 21:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman menilai kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad 7 April lalu sebagai kegiatan yang tidak ekstrem. Dalam kampanye akbar banyak peserta memberikan pernyataan soal kenegaraan, kebhinekaan, menjaga NKRI.

"Nggak ada ideologi yang ekstrem. Yang disampaikan dzikir dan shalawat, apa yang ekstrem," ucap Habiburokhman dalam dialog di Jakarta, Senin (8/4/2019).

Banyak tokoh, tambah Habiburokhman, yang hadir dalam kampanye akbar. Di antaranya Habib Hanif dan Kiai Abdul Rosyid.

Menurut Habiburokhman yang salah atau ekstrem justru dangdutan mengenakan rok pendek. "Itu yang ekstrem," kata Jubir BPN Prabowo-Sandi ini.

Sebelumnya beredar surat dari Ketua Umum Partai Demokrat SBY untuk tiga pejabat teras Demokrat terkait kampanye akbar Prabowo-Sandi, yakni Ketua Dewan Kehormatan Amir Syamsudin, Wakil Ketua Umum Syarief Hasan, dan Sekretaris Jenderal Hinca Panjaitan.

Dalam surat itu, SBY mengatakan keberatan dengan konsep kampanye tersebut karena terkesan eksklusif dan polarisasi atau menonjolkan golongan tertentu. SBY lantas meminta agar kampanye tetap mengusung inklusivitas, kebinekaan, kemajemukan, dan persatuan.

Lihat video: 



Sumber: BeritaSatu TV