Tetapkan DPTHP Ketiga, KPU Sebut DPT Bertambah

Tetapkan DPTHP Ketiga, KPU Sebut DPT Bertambah
Petugas lepas melakukan pelipatan kertas surat suara pemilihan presiden di KPUD Jakarta Barat, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa 19 Februari 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao / SP/Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / WM Senin, 8 April 2019 | 22:06 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 mengalami penambahan. Hal ini terungkap dalam rapat pleno penetapan jumlah daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) tahap ketiga pada Senin (8/4) malam.

Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan, saat ini ada 190.779.969 orang pemilih di dalam negeri dan 2.086.285 orang pemilih di luar negeri.

"Jadi ada total ada 192.866.254 data pemilih Pemilu 2019 berdasarkan rekap DPTHP tahap ketiga," ujar Arief dalam rekapitulasi data DPTHP tahap ketiga di Lantai 2, Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019) malam.

Pada rekapitulasi DPTHP tahap kedua lalu, jumlah total data pemilih sebanyak 192.828.520 orang. Dengan demikian, jumlah DPTHP ketiga bertambah sekitar 37.734 pemilih dari data DPTHP tahap kedua.

Arief pun menyebut ada 810.329 tempat pemungutan suara (TPS) di dalam negeri berdasarkan rekapitulasi DPTHP tahap ketiga.
Sementara untuk pemilih di luar negeri, ada tiga cara untuk memilih yakni lewat TPS, kotak suara keliling, dan lewat pos.

"Jumlah pemilih melalui TPS di luar negeri sebanyak 789 titik, kemudian ada 2.326 KSK dan yang memilih via pos sebanyak 426," pungkas Arief.



Sumber: BeritaSatu.com