Tak Terdaftar di DPTb, KPU Imbau Mahasiswa Pulang Kampung

Tak Terdaftar di DPTb, KPU Imbau Mahasiswa Pulang Kampung
Surat suara Pilpres 2019. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / WM Senin, 8 April 2019 | 22:16 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengimbau kepada para mahasiswa yang belum mengurus surat pindah memilih atau formulir A5 untuk segera pulang ke kampung. Menurut Arief, mahasiswa yang sudah terdaftar di DPT tempat asalnya, mau tidak mau harus pulang kampung untuk menggunakan hak pilihnya.

"Iya, saya imbau itu (mahasiswa pulang)," ujar Arief, di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Senin (8/4/2019) malam.

Arief mengatakan, mahasiswa bukan termasuk kategori pemilih pindah memilih atau DPTb karena kondisi "sedang menjalankan tugas" sebagaimana diputuskan Mahkamah Konstitusi. Meskipun MK tidak mendetailkan kondisi "sedang menjalankan tugas", namun menurut KPU, pemilih DPTb demikian adalah pemilih yang mendapat tugas termasuk tugas belajar dari instansi, kantor, LSM atau perusahan tertentu.

"Nah KPU dalam melayani tentu juga mempertimbangkan faktor logistik itu. Andaikan dia (mahasiswa) bisa didata tapi kami sudah tidak bisa menambah kebutuhan logistik-nya karena memang nggak mungkin," ungkap dia.

Karena itu, kata Arief, KPU selalu mengimbau kepada pemilih termasuk mahasiswa agar memilih di tempat di mana yang bersangkutan terdaftar. Hal ini juga untuk melindungi hak konstitusional yang bersangkutan untuk memilih secara utuh 5 surat suara. Apalagi pada hari pemungutan suara, 17 April 2019 merupakan hari libur nasional.

"Karena hari itu diliburkan. Kenapa begitu? menggunakan hak pilih di TPS di mana Anda terdaftar itu, Anda terlindungi hak konstitusionalnya untuk bisa menggunakan 5 surat suara,"  kata Arief.



Sumber: BeritaSatu.com