Ini 12 Caleg DPR Pilihan Milenial

Ini 12 Caleg DPR Pilihan Milenial
Gedung MPR, DPR, dan DPD. ( Foto: Antara )
L Gora Kunjana / AO Senin, 8 April 2019 | 23:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia Politica Studies bekerja sama dengan Indonesia Millenial Voters Studies melakukan survei pada 5-15 Maret 2019 tentang pilihan milenial Indonesia terhadap para calon anggota legislatif (caleg) DPR periode 2019-2024. Hasil survei memunculkan 12 nama teratas yang populer di kalangan para generasi milenial.

“Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden. Margin of error dalam survei sebesar plus-minus 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Kami juga melihat bagaimana para caleg DPR yang aktif menggunakan media sosial untuk mengenalkan dirinya atau berkampanye," ujar Andyto Pratama, Direktur Eksekutif Politica Studies pada keterangannya di Jakarta, Senin (8/4/2019).

Berikut 12 nama caleg DPR 2019-2014 dalam survei Indonesia Politica Studies tersebut: Daniel Johan (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat (Kalbar) I (Kab Sambas, Kab Bengkayang, dan Kab Kubu Raya); Anggawira (Partai Gerindra) Dapil Jawa Barat (Jabar) VIII (Kota Cirebon, Kab Cirebon, dan Kab Indramayu), Putih Sari (Partai Gerindra) Dapil Jabar VII (Kab Bekasi, Karawang, dan Purwakarta); Budisatrio Djiwandono (Partai Gerindra) Dapil Kalimantan Timur, Ganis Rumpoko (PDIP) Dapil Jawa Timur (Jatim) III (Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo), Christina Aryani (Partai Golkar) Dapil DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri), Lathifa Al Anshori (Partai Nasdem) Dapil Jatim IV (Kab Jember dan Lumajang), Prananda Paloh (Partai Nasdem) Dapil Sumatra Utara (Sumut) I (Kota Medan, Deli Serdang, Tebing Tinggi), Milasari Anggraini (Partai Berkarya) Dapil Jawa Tengah (Jateng) VI (Kota Magelang, Kab Purworejo, Kab Temanggung), Tsamara Amany (PSI) Dapil DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Luar Negeri), Rian Ernest (PSI) Dapil DKI Jakarta I (Jakarta Timur), dan Faldo Maldini (PAN) Dapil Jabar V (Bogor).

“Dalam Survei ini terlihat dari nama-nama pilihan milenial, caleg DPR termasuk caleg muda yang umurnya di bawah 40 tahun. Dari percakapan di media sosial, para milenial memilih caleg muda dengan harapan mereka bisa menyuarakan suara milenial dan juga memberikan program-program yang berpihak pada milenial terutama dalam masalah lapangan pekerjaan,” kata Andyto.

Dalam data KPU, Bawaslu, dan DKPP terdapat 31,3% dari DPT yang berjumlah 192.828.520 orang merupakan pemilih milenial atau pemilih dengan klasifikasi umur 20-31 tahun.

“Para caleg muda dan caleg milenial ini juga memperkenalkan diri mereka melalui sosial media atau komunikasi digital karena mereka melihat generasi milenial saat ini mencari informasi ingin mudah dan praktis dengan hanya penggunaan media sosial. Era media sosial ini harus dimanfaatkan juga agar masyarakat bisa mengenali rekam jejak para calon wakil rakyat,” kata Andyto.



Sumber: Investor Daily