Kampanye Jokowi di NTT, Lapangan Sitarda Tak Mampu Tampung Massa

Kampanye Jokowi di NTT, Lapangan Sitarda Tak Mampu Tampung Massa
Kampanye calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) di Stadion Sitarda Lasiana, Kupang, Nusa Tenggara Timur, 8 April 2019. ( Foto: Istimewa )
Yoseph A Kelen / HA Senin, 8 April 2019 | 22:03 WIB

Kupang, Beritasatu.com - Kedatangan calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) di Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), bagaikan magnet karena menyedot ribuan massa yang memenuhi lapangan Sitarda Lasiana atau menunggu di sepanjang jalan Adi Sucipto, Senin (8/4/2019).

Kondisi itu menyebabkan kemacetan lalu lintas selama berjam-jam, apalagi setelah Jokowi tiba dan banyak warga Kota Kupang meminta berswafoto. Banyak masyarakat merasa sudah akrab karena Jokowi sering berkunjung ke NTT selama menjabat presiden.

"Bapa, mama, pung kabar su karmana? Bae-bae sa ko? Saya cinta NTT,” Jokowi menyapa warga dengan bahasa setempat ketika masuk lapangan di Kota Kupang itu.

Dalam kampanye terbuka ini Jokowi didampingi istri Iriana Joko Widodo, dan juga Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir. Tampak juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie, Ketua DPD PDI-P NTT Frans Lebu Raya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di NTT.

Lapangan itu seperti tak mampu menampung puluhan ribu massa yang tumpah ruah hingga ke jalan-jalan di sekitarnya.

Dalam orasi politiknya, Jokowi mengatakan dirinya merasa sangat gembira bisa kembali ke NTT.

“Saya sudah delapan kali datang di NTT. Itu karena apa? Karena saya cinta NTT," ungkap Jokowi.

Pada pemilihan presiden 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla memperoleh 66% suara di NTT. Pada Pilpres kali ini, Jokowi mematok target lebih besar lagi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Solo ini menambahkan tanggal pemilihan tinggal sembilan hari lagi, untuk itu dirinya meminta kepada seluruh masyarakat pendukungnya agar dapat menjaga semangat dan bersatu seperti momentum kampanye terbuka saat ini.

"Jika Jokowi- Ma'ruf Amin dapat mendulang suara lebih dari 85 persen, Jokowi berjanji akan kembali mengunjungi NTT. Tanggal 17 April malam saya telpon ke NTT, 'Pak Ketua TKD NTT dapat berapa persen?' Begitu dapat lebih 85 persen saya ingin datang lagi ke NTT secepatnya," ujar Jokowi.

Di tempat yang sama Ketua Panitia Kampanye terbuka Melkias Markus Mekeng mengatakan target kemenangan Jokowi - Maruf Amin pada pemilu 2019 di Provinsi NTT adalah sebesar 90%.

Menurutnya target ini didasari perhatian yang begitu besar yang telah dilakukan oleh Jokowi bagi NTT selama menjabat sebagai presiden periode 2014-2019.

Perhatian dan dedikasi Jokowi untuk NTT telah ditunjukan melalui pembangunan infrastruktur seperti bendungan untuk sumber irigasi, pembangkit listrik, jalan, ketersediaan air bersih, kantor perbatasan, dan bandara, ungkap Mekeng.

"Ingat ada tujuh bendungan di NTT karena air merupakan kunci utama mendorong pertumbuhan ekonomi di NTT," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan