Meutya Hafid: TKN Tak Pernah Imbau Karyawan BUMN Hadiri Konser Putih

Meutya Hafid: TKN Tak Pernah Imbau Karyawan BUMN Hadiri Konser Putih
Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Meutya Hafid di sela acara 1.000 langkah sehat di Lapangan Taman Heulang, Kota Bogor, Sabtu (30/3/2019) ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale )
Hendro D Situmorang / FMB Selasa, 9 April 2019 | 15:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kewaspadaan atas berita hoax dan fitnah harus terus ditingkatkan jelang pemilihan presiden dan legislatif 17 April mendatang. Banyak pihak yang tidak bertanggung jawab akan memanfaatkan, bahkan memutarbalikkan fakta sehingga hal yang tidak benar diungkap ke publik dengan tujuan memunculkan persepsi yang buruk terhadap lembaga atau institusi tersebut.

Hal itu diingatkan oleh Meutya Hafid, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) terkait dengan munculnya kabar bohong bahwa terdapat 13.000 karyawan BUMN yang dipaksa untuk menghadiri konser putih yang juga merupakan pentas penutup kampanye capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Minggu, 13 April nanti.

"Padahal yang sebenarnya, pada tanggal tersebut, Kementerian BUMN dan BUMN Bersama akan menggelar peringatan puncak HUT mereka di Monumen Nasional. Acara peringatan tersebut sudah dirancang jauh hari untuk merayakan HUT beberapa BUMN yang berulang tahun sepanjang bulan Maret hingga Mei 2019. Saya mendapat keterangan tersebut dari sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto," ujar Meutya Hafid pada keterangannya kepada Beritasatu.com, Selasa (9/4/2019).

Tak hanya dari Kementerian BUMN, Meutya mendapat konfirmasi. Penjelasan serupa juga diperoleh anggota legislatif Partai Golkar itu dari beberapa BUMN, seperti Jasa Marga, Bulog, dan Perhutani.

"Saya sangat menyayangkan dan menyesalkan jika ada media yang ikut menyebarkan kabar bohong yang tidak dikonfirmasi sebelumnya. Bagaimana tidak, acara ulang tahun sebuah insitusi negara bisa diputarbalikkan dan dibilang akan dimobilisasi untuk kampanye," lanjutnya.

Meutya menambahkan bahwa TKN sendiri tidak pernah memberikan imbauan atau ajakan kepada BUMN atau insitusi pemerintah untuk mengikuti acara konser putih yang akan menampilkan musisi-musisi Tanah Air.

"Konser putih yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno merupakan hasil kerja relawan yang tergabung di gerakan #barengjokowi, koalisi partai pendukug, dan pendukung, serta simpatisan Jokowi-Ma'ruf Amin. Acara itu digelar oleh rakyat dan untuk rakyat yang cinta Jokowi-Ma'ruf Amin," tegasnya.



Sumber: Suara Pembaruan