Wiranto Bakal Minta KPU, Jokowi dan Prabowo Dinginkan Situasi

Wiranto Bakal Minta KPU, Jokowi dan Prabowo Dinginkan Situasi
Menkopolhukam Wiranto meminta Prabowo secara jelas menunjuk elite politik yang dimaksud.
Carlos KY Paath / MPA Selasa, 9 April 2019 | 17:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator (Menko) Politik, Hukum, Keamanan (Polhukam) Wiranto akan berbicara dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta dua calon presiden (capres). Tujuannya untuk mendinginkan situasi menjelang pemungutan suara Pemilu 17 April 2019.

“Tolong nuansanya pendinginan. Jangan provokasinya justru memanaskan situasi. Kami mengharapkan mendinginkan situasi,” kata Wiranto dalam Forum Silaturahmi Menko Polhukam dengan Pimpinan Redaksi Media Massa di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Forum itu bertajuk “Pemilu Damai Adalah Kebanggaan Bangsa, Kita Semua Bersaudara”. Wiranto sangat mengenal capres 01 Joko Widodo (Jokowi) dan capres 02 Prabowo Subianto. “Dua-duanya kan saya kenal baik. Yang satu bekas anak buah saya, yang satu presiden saya,” ucap Wiranto.

Wiranto optimistis bahwa Jokowi dan Prabowo menyadari pentingnya menciptakan suasana kondusif. “Bicaranya kan kebaikan. Apapun saya yakin kedua beliau ini sadar. Debat terakhir nanti harus dalam suasana persaudaraan,” imbuh Wiranto.

Pada bagian lain, Wiranto pun mengatakan, kemungkinan lamanya proses penghitungan suara khususnya Pemilu Legislatif (Pileg) telah dicermati. “Nanti justru yang ramai memang penghitungan calon anggota legislatif daerah. Sumber konfliknya di sana,” kata Wiranto.

Wiranto menyebut, “Karena memang kan daerah itu, ketokohan calon ada yang berakar di masyarakat. Tatkala kalah tipis, ributnya di sana. Ini sudah kita pikirkan. Nanti kita mencoba koordinasi terakhir. Saya akan rapat dengan semua pemangku kepentingan.



Sumber: Suara Pembaruan