Arus Baru Muslimah Terus Suarakan Kampanye Putih

Arus Baru Muslimah Terus Suarakan Kampanye Putih
Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, saat menghadiri kampanye akbar di Lapangan Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Selasa, 9 April 2019.  ( Foto: Beritasatu.com / Markus Junianto Sihaloho )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Selasa, 9 April 2019 | 17:25 WIB

Karawang, Beritasatu.com - Arus Baru Muslimah (ABM) menggelar Kampanye Akbar dan Putihkan Karawang bersama Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 di Stadion Singaperbangsa Karawang, pada Selasa (9/4).

Hadir dalam Kampanye Akbar dan Putihkan Karawang ini Calon Presiden (Capres) Joko Widodo, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Kyai Haji Maruf Amin, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 Erick Thohir dan Ketua Umum Arus Baru Muslimah, Munifah Syanwani.

Sedikitnya ada 50.000 simpatisan hadir dari masyarakat sekitar, ABM Cirebon, Bekasi, Ciamis, Bogor, Depok, Subang, Indramayu, Garut, Kuningan, Bandung, dan Indramayu. Dimeriahkan pula oleh artis Haddad Alwi, Raffi Ahmad, dan Reza Zakarya. Simpatisan tampak antusias hadir dan meramaikan pada Kampanya Akbar dan Putihkan Karawang.

Ketua Umum Arus Baru Muslimah, Munifah Syanwani, menyebut harapan acara Kampanye Akbar dan Putihkan Karawang ini dapat memberikan dukungan kepada pasangan Capres-Cawapres Jokowi dan K.H. Maruf Amin di Jawa Barat. Menurut Munifah, apresiasi dan dukungan dari masyarakat ini adalah cermin betapa Joko Widodo dan K.H. Maruf Amin sangat diinginkan untuk dapat menjadi pemimipin negeri ini hingga 2024 mendatang.

“Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh relawan Jokowi dan K.H. Maruf Amin untuk terus berupaya berkampanye putih tanpa hoax, menunjukkan kinerja dan prestasi Capres dan Cawapres Nomor urut 01," terangnya.

Seluruh perjuangan ini menunjukkan bahwa politik putih tanpa hoax, politik kerja akan membangun peradaban dan lebih diterima oleh rakyat. Kekuatan politik Jokowi-KH Ma'ruf Amin juga mendapat dukungan dari para ulama di Jawa Barat.

Munifah menyebut, politik Putih inilah yang menjadi kekuatan utama Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Politik membangun peradaban, politik putih, politik kerja, politik tanpa fitnah dan tanpa hujatan, sehingga mampu memberikan pengaruh postif dan lebih diterima rakyat.

“Kekuatan politik putih Jokowi-KH Ma'ruf Amin juga mendapat dukungan dari para ulama dan tokoh-tokoh lintas agama," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com