Survei Voxpol: Jokowi dan Prabowo Sama-Sama Berpeluang Menang

Survei Voxpol: Jokowi dan Prabowo Sama-Sama Berpeluang Menang
Jokowi-Prabowo ( Foto: joanito / joanito )
Hotman Siregar / MPA Selasa, 9 April 2019 | 20:24 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com- Lembaga survei Voxpol Center Research & Consulting merilis hasil survei terbarunya di Jakarta pada Selasa, (8/4/2019) Dalam survei itu, Voxpol mendapati elektabilitas paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma"ruf unggul 5,4% dari paslon 02 Prabowo-Sandi.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research & Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai peta politik Pilpres 2019 masih kompetitif. Masing-masing paslon masih berpeluang menang karena ada sembilan hari lagi guna memengaruhi pilihan pemilih.

Hasil survei Voxpol Jokowi-Maruf unggul 48,8%. Sementara Prabowo-Sandi 43,4%.

"Ada yang bilang Jokowi enggak mungkin dikejar. Tapi baik Jokowi-Maruf atau Prabowo-Sandi masih bisa menang," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research & Consulting Pangi Syarwi Chaniago dalam release surveynya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2019).

Ia menyebut jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters sebanyak 7,9% . Menurutnya, terbuka peluang undecided voters untuk direbut hatinya oleh kedua paslon.

Ia merujuk ada pula efek Bradley yang berpeluang terjadi pada pemilu kali ini. Istilah efek Bradley lahir di Amerika dalam menyikapi studi pemilihan umum.

Efek Bradley dapat didefinisikan sebagai kondisi saat hasil survei tidak akurat karena ada bias identitas sosial dan umumnya terjadi dalam pemilu yang berlangsung sengit.

"Di atas kertas Jokowi menang, tapi pas pemilu ada undecided voters, golput, pengaruh tokoh, itu bisa ubah semuanya," ujarnya.

Pangi mengingatkan hasil survei lembaganya bisa kembali berbeda dengan situasi saat ini. Terlebih, kampanye akbar yang masih dilakukan masing-masing paslon kian menarik untuk pilihan pemilih.

"Kalau lembaga survei bisa beda karena pengambilan survei berubah. Karena hari ini bisa beda dengan data sekarang. Apalagi sekarang ada kampanye akbar (Prabowo)," katanya.

Voxpol Center Research and Consulting menyelenggarakan survey pada 18 Maret- 1 April 2019 dengan mengunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei adalah 1.600 dengan toleransi kesalahan (margin of error) sebesar ± 2,45% pada tingkat kepercayaan 95%.

Survey ini menjangkau 34 provinsi secara proporsional berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih.



Sumber: Suara Pembaruan