Isu Pengerahan Massa oleh BUMN Mengada-ada

Isu Pengerahan Massa oleh BUMN Mengada-ada
Rohan Hafas. ( Foto: Istimewa )
Anselmus Bata / AB Selasa, 9 April 2019 | 13:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Forum Humas BUMN Rohan Hafas menanggapi santai isu yang tersebar di jejaring media sosial tentang tuduhan adanya pengerahan massa pada acara perayaan ulang tahun BUMN yang direncanakan pada 13 April 2019 untuk kampanye politik. Menurutnya, isu itu sepertinya dimunculkan oleh pihak-pihak yang panik karena pemilu akan berlangsung dalam waktu yang tidak lama lagi.

"Isu tersebut terlalu mengada-ada. Sebab, pada 13 April memang tanggal berulang tahunnya Kementerian BUMN dan kami ingin menggembirakan pegawai-pegawai BUMN yang atas kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlasnya telah membawa BUMN berkembang dan bersinergi sangat baik sehingga mampu mencatatkan laba hingga ratusan triliun, jauh lebih baik dibanding tahun 2014 sewaktu awal ditangani Bu Rini,” kata Rohan Hafas di Jakarta, Selasa (9/4).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Selasa (9/4/2019), Rohan menyatakan jumlah karyawan BUMN sekitar 1 juta orang dari 143 perusahaan. "Tempat yang paling cocok ya di Monas atau GBK. Jadi kalau dengan keluarga bisa 3 juta mungkin membuat panik di saat-saat masa kampanye ya. Padahal kita merayakannya hanya internal. Mau kampanye apa kalau hanya internal,” kata Rohan Hafas..

Rangkaian HUT BUMN sudah dimulai sejak Februari 2019 dengan promosi aktivasi aplikasi LinkAja. Selain itu, ada juga kegiatan kerja bakti antara BUMN dan masyarakat untuk melakukan bersih-bersih lingkungan dan mengadakan kelas-kelas kreatif maupun magang bersertifikat sebanyak 11.000 kesempatan magang kepada universitas-universitas di berbagai daerah seluruh Indonesia, khususnya daerah-daerah kecil, seperti Ciamis dan Tasikmalaya.

“Jadi intinya, kami itu cuma ingin berulang tahun, tetapi kayanya ada orang bekas petinggi BUMN yang sakit hati karena baru dicopot dari jabatannya secara mendadak. Kami tidak mau mengomentari isu-isu kosong yang dilontarkannya,” ujar Rohan Hafas.



Sumber: BeritaSatu.com