KPU: Hasil Perolehan Suara Pemilu 2019 Luar Negeri Hoax

KPU: Hasil Perolehan Suara Pemilu 2019 Luar Negeri Hoax
Komisioner KPU Hasyim Asy'ari (dua kiri), memberikan pernyataan pers terkait putusan Bawaslu atas pencalonan Oesman Sapta Odang di DPD di Media Center KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Rabu 16 Januari 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao. / SP/Joanito De Saojoao. )
Yustinus Paat / CAH Rabu, 10 April 2019 | 13:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner KPU Hasyim Asy'ari menegaskan bahwa kabar atau berita yang menyebutkan hasil perolehan suara Pemilu 2019 Luar Negeri adalah hoax. Meskipun pemungutan suara luar negeri sudah mulai dilaksanakan pada 8 sampai 14 April 2019, namun hasil perolehan suara pemilu LN (real count) baru dapat diketahui setelah proses penghitungan suara 17 April 2019 selesai.

"Bila sekarang ini beredar kabar tentang perolehan suara pemilu LN, dapat dipastikan hasil tersebut bukan hasil resmi atau real count yang dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Luar Negeri atau PPLN dan Panitia Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPSLN," ujar Hasyim dalam keterangannya, Rabu (10/4/2019).

Hasyim mengungkapkan bahwa kegiatan pemungutan suara Pemilu 2019 di Luar Negeri dilaksanakan sebagaimana jadwal dalam SK KPU Nomor 644/2019 yaitu early voting pada tanggal 8-14 April 2019. Kegiatan pemungutan suara di LN dilaksanakan dengan 3 metode, yakni memilih di TPSLN yg berada di kantor perwakilan RI (KBRI/KJRI/KDEI), memilih dengan Kotak Suara Keliling (KSK) yang bertempat di dekat pemukiman atau tempat kerja WNI dan metode pos.

"Namun, kegiatan penghitungan suara pemilu di LN tetap dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 sesuai waktu setempat. Hasilnya, baru diketahui setelah proses penghitungan suara 17 April 2019 selesai," tandas dia.

Hasyim juga menyampaikan bahwa beberapa wilayah di luar negeri yang sudah dan sedang menyelenggarakan pemungutan suara, antara lain, di Sana'a pada Senin 8 April 2019, Panama City dan Quito pada Selasa, 9 April 2019, serta Bangkok dan Songkhla pada 10 April 2019.

"Selain jadwal tersebut, kegiatan pemungutan suara di LN belum dilaksanakan. Dengan demikian terhadap kabar tentang perolehan suara pemilu di LN yg beredar luas di masyarakat adalah kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," pungkas dia



Sumber: BeritaSatu.com