Bawaslu Bakal Panggil Menteri Luhut Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu

Bawaslu Bakal Panggil Menteri Luhut Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja ( Foto: Suara Pembaruan/ Yustinus Paat )
Yustinus Paat / FMB Rabu, 10 April 2019 | 14:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rahmat Bagja, mengatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan memanggil Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim), Luhut Binsar Panjaitan. Bagja, mengatakan, jika dibutuhkan, Bawaslu akan meminta keterangan atau klarifikasi Menteri Luhut dalam dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukannya.

"Kalau dibutuhkan bisa dipanggil di sini (Bawaslu RI). Beliau hadir di sini. Untuk kasus ini prosesnya selama 14 hari," ujar Bagja di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).

Menurut Bagja, kasus Luhut ini masih diproses oleh Bawaslu Kabupaten Bangkalan karena kejadiannya di Bangkalan. Sejauh ini, kata dia Bawaslu Bangkalan telah memeriksa sejumlah saksi.

"Sebab kejadiannya di Kabupaten Bangkalan. Kami cari (barang bukti) dan kami sudah periksa saksi-saksi yang melihat kejadian itu," ungkap Bagja.

Sebelumnya, Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), melaporkan Luhut Binsar Pandjaitan, ke Bawaslu, Jumat (5/4/2019). Luhut diduga melakukan politik uang dan sejumlah pelanggaran pemilu lain.

Luhut sendiri sudah memberikan klarifikasi terkait video kunjungannya ke Pondok Pesantren Nurul Cholil di Bangkalan, Madura. Luhut menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi yang biasa dilakukannya. 



Sumber: BeritaSatu.com