Pengamat: Ada Upaya Sistematis Giring Opini KPU Memihak

Pengamat: Ada Upaya Sistematis Giring Opini KPU Memihak
Peneliti LIPI Indria Samego menilai ada suatu upaya sistematis agar orang punya pendapat yang sama, bahwa KPU sudah memihak.
Ahmad Salman / AIS Rabu, 10 April 2019 | 22:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Berita bohong atau hoax yang menyudutkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) banyak bertebaran di media sosial. Di antaranya isu sebanyak 1.706 KTP elektronik atau e-KTP ditemukan terbuang di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. Atau isu hoax surat suara sebanyak 7 kontainer dari Tiongkok tiba di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan sudah tercoblos nomor 01.

"Ini menunjukkan ada suatu upaya sistematis agar orang punya pendapat yang sama, bahwa KPU sudah memihak. Ini persoalannya," ucap Peneliti LIPI Indria Samego dalam dialog di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Kemudian muncul persoalan lain ketika KPU sudah membuktikan tidak ada, tapi tak ada bentuk pertanggungjawaban dan tindaklanjut.

"Meski pelaku penyebar hoax 7 kontainer telah ditangkap, malah timbul pertanyaan baru. "Justru ada pertanyaan, yang ditangkap yang kecil-kecil justru kenapa tidak yang besar?" kata Indria.



Sumber: BeritaSatu TV