Ini Kronologis Temuan Surat Suara Tercoblos

Ini Kronologis Temuan Surat Suara Tercoblos
Ilustrasi surat suara. ( Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / YUD Kamis, 11 April 2019 | 19:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana mengungkap kronologis penggerebekan penyeludupan surat suara pada tanggal 11 April 2019. Menurut Yaza, pihaknya menerima aduan dari seorang relawan sekber satgas BPN PADI Malaysia (Prabowo-Sandi) terkait ada dugaan penyelundupan surat suara yang dilakukan oleh oknum tertentu.

"Mendengar laporan tersebut saya bersama seorang anggota Panwaslu KL, Rizki Israeni Nur menuju ke lokasi," kata Yaza melalui keterangan, Kamis (11/4/2019).

Berikut kronologis penemuan surat suara:

1. Pada Pukul 12.48 waktu setempat, Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana menerima aduan dari seorang relawan sekber satgas BPN PADI Malaysia (Prabowo Sandi) yang bernama Parlaungan melalui pesan WhatsApp bahwa ada dugaan penyelundupan surat suara yang dilakukan oleh oknum tertentu.

2. Mendengar laporan tersebut Yaza bersama seorang anggota Panwaslu KL a/n Rizki Israeni Nur menuju ke lokasi.

3. Pukul 13.00 waktu setempat, Yaza dan Rizki tiba di lokasi yang beralamat di Taman Universiti Sungai Tangkas Bangi 43000 Kajang, Selangor. Tempat tersebut merupakan sebuah lot toko yang sudah dipenuhi dengan surat suara yang berada di dalam bag diplomatik sebanyak kurang lebih 20 buah, 10 kantong plastik hitam dan kurang lebih 5 karung goni berwarna putih dengan tulisan Pos Malaysia. Diperkirakan jumlah surat suara yang berada di lokasi pertama sejumlah 10-20.000 buah dan jumlah yang kurang lebih sama juga berada di lokasi kedua.

Berdasarkan sampel yang dibuka di lokasi semua surat suara telah dicoblos pada paslon 01. Untuk surat suara legislatif sudah dicoblos partai Nasdem dengan caleg Nasdem DPR RI no urut 3.

4. Pukul 13.30 sebanyak 6 orang Pihak Polis Diraja Malaysia perwakilan Sungai Tangkas datang ke lokasi berkenaan dan meminta keterangan dari beberapa saksi yang berada di lokasi tersebut. Berdasarkan keterangan kepolisian, pihaknya merekomendasikan untuk pihak kedutaan besar mengambil semua surat suara di lokasi penyimpanan tersebut.

5. Pukul 14.20 pihak polisi memasang garis polisi di kawasan tersebut.

6. Pukul 14.30 Panwaslu Kuala Lumpur menerima informasi tambahan dari Anggota Satgas BPN PADI telah di temukan lokasi lain lagi yang menjadi gudang penyimpanan surat suara POS. Lokasi tersebut berada di sebuah rumah di kawasan Bandar Baru Bangi, Selangor (15 menit dari lokasi pertama). Panwaslu Kuala Lumpur belum pergi ke lokasi berkenaan karena langsung menuju ke kantor polisi sekitar.

7. Pukul 15.00 Panwaslu Kuala Lumpur pergi ke Balai Polis Sungai Tangkas untuk membuat laporan kepolisian terkait adanya dugaan pelanggaran pemilu tersebut.

8. Saat ini laporan sudah diterima oleh pihak kepolisian Sungai Tangkas dan sedang dalam tahap pemeriksaan.

9. Pukul 17.00 Panwaslu KL tiba di lokasi kedua dan langsung menuju ke lokasi penyimpanan surat suara, kali ini ditemukan sejumlah 158 karung dengan bobot surat suara sebanyak 216-230 per karungnya. Kali ini surat suara yang di coblos yaitu capres 01 dengan Caleg DKI Dapil 2 Nasdem No. 2. Terdapat juga beberapa lembar surat suara tercoblos caleg Demokrat nomor urut 3.

10. Jumlah keseluruhan surat suara di dua lokasi berjumlah 40-50 ribu surat suara.

11. Demikian untuk menjadi periksa



Sumber: BeritaSatu.com